RASI FM – Populasi ikan dewa yang ditebar di telaga Sarangan saat ini dilaporkan tinggal 40 persen. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan Nur Haryani mengatakan, populasi yang diperkirakan tinggal 40 persen yang mampu bertahan hidup karena di Telaga Sarangan sebelumnya telah ada ikan predator sehingga populasinya berkurang.
“Dari kisaran yang kita tebar itu mungkin hanya 40 persen yang mampu hidup karena di Telaga Sarangan sebelumnya sudah ada ikan predator,” ujarnya.
Nur Haryani menambahkan, meski populasinya tinggal 40 persen namun kondisi perkembangan ikan dewa tumbuh normal, bahkan ditengarai ada yang mencapai 50 cm. Untuk mengatasi permasalahan ikan Dewa yang bersaing dengan predator Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan melakukan penelitian rekan KKP.
“ Yang dari KKP evaluasi di sana Sebetulnya pertumbuhan ikan cukup bagus karena ada yang sampai 50 cm. Karena dia harus bersaing dengan pradator jadi agak terhambat pertumbuhannya, yang besar bisa bertahan,” imbuhnya.
Pada tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Magetan menebar 15.000 benih ikan dewa di Telaga Sarangan dalam rangka gebyar peternakan dan perikanan 2019. Pemerintah daerah juga memberlakukan larangan memancing ikan dewa di Telaga Sarangan untuk menjaga kelestarian pertumbuhan ikan dewa. (DmS)