Connect with us

News

Warga Sering Buang Sampah di Jalur Sarangan – Cemoro Sewu, KPH Lawu Ds Akan Bentuk Satgas Sampah.

Published

on

Warga Sering Buang Sampah di Jalur Sarangan - Cemoro Sewu, KPH Lawu Ds Akan Bentuk Satgas Sampah.

RASI MAGETAN – Sampah rumah tangga yang dibuang oleh orang yang tidak bertanggung jawab memenuhi pinggir jalan tembus Sarangan – Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Asper BKPH Lawu Selatan, Mulyadi, mengatakan, lokasi pembuangan sampah rumah tangga oleh orang tidak bertanggung jawab berada di jalur lama yang lebih sepi dari pengendara sehingga warga leluasa membuang sampah mereka.

“Kita sudah pasang rambu rambu dilarang buang sampah, tapi mereka tetap saja membuang sampah di pinggir jalan. Mungkin kondisi jalan yang sepi membuat warga leluasa membuang sampah karena merasa tidak ada yang melihat,” ujarnya ditemui di kantor BKPH Lawu Ds Jumat (8/8/2025).

Baca Juga:  Kasus HIV di Magetan Capai 108 Orang pada 2025, 5 Ibu Hamil dan 18 Catin.

Mulyadi menambahkan, bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magetan, Forkopimca Plaosan, TNI, BPBD, dan warga Kelurahan Sarangan sampah sampah yang mayoritas sampah rumah tangga berupa plastik dan sisa makanan. Sampah yang menumpuk dibersihkan dan diangkut ke TPA untuk memberikan rasa nyaman bagi pengendara yang lewat jalur lama. “Kemarin kita bersihkan. Kita angkut ada 2 truk langsung kita bersihkan di buang ke TPA” imbuhnya.

Sementara Administratur Perhutani KPH Lawu Ds, Adi Nugroho memastikan pihaknya akan menindak tegas warga maupun pengendara yang membuang sampah di jalur lama maupun di jalan tembus Sarangan – Cemorosewu karena selain mengganggu keindahan juga menimbulkan bau yang tak sedap. Selain memasang garis larangan serta menambah rambu rambu peringatan dilarang membuang sampah di jalur lama, pihaknya akan membentuk satgas penangan sampah.

Baca Juga:  KAI operasikan enam Kereta Api Luar Biasa

“Kita akan tindak tegas warga yang kedapatan membuang sampah di jalur Sarangan – Cemorosewu. Kita akan bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat untuk membentuk satgas sampah agar jalur pintu masuk ke Magetan itu tetap bersih. Kita juga himbau warga agar menjaga kebersihan di kawasan tersebut karena itu jalur utama dari Jawa Tengah menuju Jawa Timur,” katanya.

Baca Juga:  Kunjungi Korban Banjir di Magetan, Gubernur Khofifah Percepat Pembangunan Jembatan.

Adi Nugroho mengaku dengan adanya satgas sampah yang akan bertugas melakukan patroli, edukasi, dan penindakan terhadap warga maupun pengendara yang bandel membuang sampah di jalur pintu masuk Jawa Timur tersebut diharapkan akan membuat warga yang tidak bertanggung jawab berfikir ulang untuk membuang sampah sembarangan.

“Satgas itu nantinya akan melakukan patroli, edukasi, dan penindakan terhadap warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan. Ini kan jalur pintu masuk, kita jagalah agar tetap bersih dari sampah,” pungkasnya. (DmS)

Loading

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM