Connect with us

Budaya

Terkait Ekskavasi Reruntuhan Candi Dinas Pariwisata Kabupaten Magetan Koordinasi Dengan KPH Lawu Ds

Published

on

Terkait Ekskavasi Reruntuhan Candi Dinas Pariwisata Kabupaten Magetan Koordinasi Dengan KPH Lawu Ds

Rasi Fm – Dinas Pariwisata Kabupaten Magetan mulai melakukan koordinasi dengan KPH Lawu DS selaku pengelolaan wilayah hutan di lokasi penemuan reruntuhan bangunan yang diduga candi di Kampung Wonomulyo Desa Geni Langit. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan Joko Trihono mengatakan, dari hasil koordinasi dengan KPH Lawu DS akan memberikan ijin untuk ekskavasi jika legal formal langkah ekskavasi terpenuhi. Bahkan Asper Lawu DS juga telah turun ke lokasi reruntuhan bangunan yang diduga bangunan candi tersebut.
“Secara non formal hasil kami melakukan audensi dengan bu adm dengan waka dan asper insyaallah welcome. Karena memang di beberapa tempat ketika sudah ada peninggalan cagar budaya perhutani kan melepas. Soalnya sudah ada seperti Candi Ceto seperti beberapa tempat yang lain di gunung Penanggungan itu tidak ada masalah dengan perhutani, hanya mekanisme yang harus dilalui itu yang dengan perhutani, “
Joko Trihono menambahkan, dari tekhnis ekskavasi pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya BPCB Jawa Timur terkait tekhnis untuk melakuakn ekaskavasi. Upaya koordinasi dengan BPCB juga dilakukan termasuk pendekatan anggaran mengingat anggaran pemerintah Kabupaten Magetan juga terbatas.
“ Yang dengan BPCB secara teknis keeksvakasian termasuk yang mengikuti, yang mengikuti kan dananya. Seperti apa kan begitu. Kalau memang harus kami mengajukan proposal ataupun apapun dengan itu secara administratif akan kami sampaikan. Artinya daya dukung administratif untuk mendapatkan atau mengaplikasikan ekskavasi dengan anggaran BPCB . Ini yang akan kami prioritaskan. Akan kami sampaikan juga ke BPCB APBD Magetan itu jauh untuk menjangkau ekskavasi itu bisa, tapi ada skala prioritas,” imbuhnya.
Sebelumnya Dinas Pawisata Kabupaten Magetan melakukan observasi reruntuhan bangunan dari batu andesit yang diduga merupakan bangunan candi di Kampung Wonomulyo. Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya kala, salah satu relief yang biasanya terdapat pada bagian atas pintu masuk candi. (DmS)

Baca Juga:  Bupati Magetan Serahkan Bantuan Sembako Kepada Warga Terdampak Covid 19 Dari PDAM Lawu Tirta

 248 total views,  3 views today