Connect with us

Politik

Lab Siap Beroperasi, Hasil Swap Di RSUD Magetan Hanya Butuh Waktu 4 Jam.

Published

on

Lab Siap Beroperasi, Hasil Swap Di RSUD Magetan Hanya Butuh Waktu 4 Jam.

Lab Siap Beroperasi, Hasil Swap Di RSUD Magetan Hanya Butuh Waktu 4 Jam.

Rasi Fm – Pemerintah Daerah Magetan akan mengoperasikan laboratorium test PCR di RSUD Sayidiman akhir Bulan Oktober mendatang. Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, selain mengoperasikan laboratorium di RSUD Sayidiman pemerintah daerah juga akan mengoperasikan mobil laboratorium. Dengan adanya laboratorium dan mobil lab PCR hasil pemeriksaan laboratorium specimen hanya butuh waktu 4 jam untuk diketahui hasilnya. Sebelumnya untuk mengetahui hasil laboratorium specimen covid 19 dibutuhkan waktu hingga 5 hari karena harus dikirim ke laboratorium di Surabaya.
“ Akhir bulan lab jalan mobilenya juga jalan. Hasil swap 4 jam sudah bisa diketahui,” ujarnya
Sementara Dirut RSUD Sayidiman Magetan Catur Hidayat mengatakan, saat ini RSUD Sayidiman telah melakukan penyelesaian ruangan laboratotium PCR dengan standar keamanan maksimam. Untuk memastikan beroperasi akhir Bulan Oktober mendatang RSUD masih menunggu tim visitasi ke 2 uji fungsi.
“ Ruangannya dibuat sesetandar mungkin, yaitu ruangan bertekanan negative dan berdinding lapis finil. Itu tidak sehari dua hari tapi membikinnya dengan tahapan tahapan sehingga operasional hampir running nunggu visitasi ke 2 uji fungsi nanti para visitator menyatakan lulus baru nanti kita jalan,” katanya.
RSUD Sayidiman saat ini memiliki 50 ruang perawatan isolasi untuk menampung pasien terkonfirmasi positif covid 19. Untuk pasien covid 19 dengan orang tanpa gejala pemerintah daerah telah menyiapkan gedung fasilitas khusus.
Dengan beroperasinya laboratorium PCR dan mobil laboratorium PCR Pemerintah Kabupaten Magetan juga telah menyiapkan sejumlah hotel yang memenuhi syarat untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan pasien terkonfirmasi positif.
Hingga Hari Rabu data dari Satgas Covid 19 jumlah pasien terkonfirmasi positif covid 19 sebanyak 422 orang dimana 300 orang sembuh, 24 orang meninggal dunia dan 98 orang dalam pemantauan. (DmS)

Baca Juga:  Sosok Gubernur Pertama Jawa TImur Soerjo Dimata Khofifah dan Emil Dardak

 121 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *