Connect with us

Hukum&KRIMINAL

Kasus Perkelahian Pengunjung Telaga Sarangan dengan Pemilik Warung Dipicu Pesanan Sate Masih Berlanjut.

Published

on

Kasus Perkelahian Pengunjung Telaga Sarangan dengan Pemilik Warung Dipicu Pesanan Sate Masih Berlanjut.

Rasi Fm – Kepolisian Sektor Plaosan Kabupaten Magetan memastikan laporan kasus perkelahian antara pengunjung Telaga Sarangan dengan pemilik warung makan masih berlanjut. Kapolsek Plaosan AKP Munir mengatakan, pihaknya telah meminta katerangan terhadap 9 orang terkait video viral pengunjung Telaga Sarangan dengan pemilik warung makan yang berkelahi gegara pesanan sate. Dari hasil keterangan sejumlah saksi menyatakan penyebab perkelahian adalah adanya kesalah pahaman.
“ Ada 9 yang diminta keterangan. Ini ada kesalah pahaman,. Sampai saat ini belum ada yang mencabut laporan. Kronologisnya masih pendalaman, kalau yang luka ada pada kedua belah pihak,” ujarnya
Munir menambahkan, pihaknya belum bisa memutuskan karena kedua belah pihak sama sama merasa dirugikan dan melapor serta sama sama mengaku sebagai korban. Meski demikian polisi tetap akan memproses kedua laporan tersebut karena sejauh ini belum ada upaya damai atau mencabut laporan dari kedua belah phak.
“ Sampai saat ini belum ada kabar untuk upaya damai. Kalau tetap menempuh jalur hukum itu hak mereka. Untuk upaya damai sejauh ini belum, tidak tahu kalau diluar kami. Kami tetap proses sampai saat ini,” umbuhnya.
Sebelumnya sebuah video pengunjung Telaga Sarangan dan pemilik rumah makan yang berkelahi dipinggir jalan beredar di media social. Video yang berdurasi 20 detik tersebut memperlihatkan kerumunan orang yang berusaha melerai pemilik rumah makan dan pengunjung Telaga Sarangan. Perkelahian dipicu adanya kesalah pahaman terkait pengunjung Telaga Sarangan yang memesan makanan di warung tersebut kemudian membawa sate ayam untuk anaknya yang dipesan dari pedagang sate ayam keliling.. Karena dimakan di rumah makan tersebut, pemilik rumah makan kemudian menegur pedagang sate. Upaya pengunjung yang berusaha melerai kegaduhan antara pedagang sate dengan pemilik warung makan jutru membuat kesalah pahaman yang berunjung pada perkelahian keduanya. (DmS)

Baca Juga:  Gandeng STM YKP, Pemdes Sukowidi Gelar Test Perangkat Desa.

 491 total views,  6 views today