News
Kakek Sebatangkara di Magetan Ditemukan Membusuk, Diduga Meninggal Lebih dari 3 Hari
Published
5 bulan agoon
By
rasinews
RASI MAGETAN – Warga Desa Joketro, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, digegerkan dengan penemuan jasad seorang kakek sebatang kara bernama Sarmo (78) yang membusuk di rumahnya, Senin (29/9/2025) pagi. Kapolsek Parang AKP Sukarno mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya, Wagimun, saat mengantar makanan. “Diketahui tadi sekitar pukul 06.00 WIB saat Pak Wagimun ini mengantar makanan ke rumah korban,” ujarnya melalui sambungan telepon.
Menurut Sukarno, kondisi rumah korban berada di bawah tebing, sedangkan tetangga terdekat berada di atas. Hal itu membuat keberadaan korban jarang terpantau. “Ketika sampai di depan rumah, Wagimun mencium bau busuk menyengat kemudian melapor ke perangkat desa. Dari hasil pemeriksaan dokter, korban diperkirakan sudah meninggal lebih dari tiga hari,” imbuhnya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Parminto Budi Utomo, menyebut kasus ini menjadi potret nyata kerentanan lansia yang hidup sendiri. Dari total 57 ribu lansia di Magetan, lebih dari 2.000 orang tercatat tinggal sebatang kara. “Dari catatan kita ada lebih dari 2.000 lansia yang tinggal sebatang kara. Ini berpotensi seperti korban karena tinggal sendirian,” jelasnya.
Sebagai antisipasi, pemerintah daerah telah meluncurkan program Gerilia atau Gerakan RT Peduli Lansia. Program ini menggerakkan relawan di tingkat RT untuk mendampingi para lansia dan menghubungkan mereka dengan layanan kesehatan maupun sosial. “Gerilia membangun kembali nilai gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan di masyarakat. Kami ingin lansia mandiri, terperhatikan, dan tidak lagi ada kasus lansia meninggal tanpa diketahui tetangga,” tegas Parminto. (DmS)
530 total views, 3 views today
You may like

Mayat Mrs X di Hutan Goa Lowo Teridentifkasi, Ayah Kenali dari Rambut Korban

Warga Ponorogo Temukan Mayat Wanita Setengah Telanjang Tanpa Identitas Tergeletak di Hutan Gua Lowo.

Perangkat Desa Joketro Donor Darah, Membantu Masyarakat yang Menyehatkan

Mayat Terbungkus Karpet Di Sungai Bawah Jembatan Layang Ngawi Berjenis Kelamian Laki Laki, Sulit Dikenali Karena Sudah Membusuk.

Penggembala Kambing di Parang Temukan Mayat di tengah Sawah.


