News
Kacabdindik Ponorogo – Magetan Pastikan Siswi Tersandung Kasus Video Dewasa Tidak Dikeluarkan dari Sekolah dan Dapat Pendampingan.
Published
2 minggu agoon
By
rasinews
RASI MEDIA – Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Wilayah Ponorogo – Magetan memastikan telah melakukan pendampingan terhadap kasus beredarnya video dewasa dimedia sosial di Kabupaten Magetan, yang diduga diperankan oleh salah satu siswi salah satu sekolah setingkat SMA di Magetan. Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Wilayah Ponorogo – Magetan Maskun memastikan bahwa siswi yang bersangkutan masih bisa melanjutkan sekolah. “ Pendidikan di Jawa Timur ini untuk berdampak kepada anak. Terkait pendidikan ini harus diteruskan. Sudah dipastikan tidak ada pengeluaran anak dari sekolah,” ujarnya ditemui usai kegiatan di GOR Ki Mageti Senin (2/2/2026).
Meski menjanjikan tidak akan dikeluarkan dari sekolah, namuan Maskun memastikan tidak bisa menahan jika orang tua siswa berkeinginan untuk memindahkan sekolah anaknya. “ Pendidikan harus diteruskan, kecuali ada permintaan orang tua,” imbuhnya.
Terkait kondisi siswa yang masih enggan bersekolah, Maskun mengaku telah melakukan pendampingan terhadap siswa. Pendampingan psikolog dilakukan untuk membantu anak memahami dan mengelola trauma yang dialami. Anak belajar mengelola perasaan takut, marah, malu, atau merasa bersalah. “ Pendampingan sudah dilakukan dan tadi saya komunikasi tidak ada masalah,” katanya.
Terkait beredarnya video dewasa yang dilakukan oleh siswa salah satu sekolah setingkat SMA tersebut Maskun mengaku telah diselesaiakn secara kekluargaan. “ Masing masing kedua belah pihak sudah saling komunikasi,”pungkasnya.
Sebuah video adegan orang dewasa beredar di media sosial dimana salah satu pemeran di video tersebut adalah siswi di salah satu sekolah menengah setingkat SMA di Magetan. Video tersebut beredar melalui media sosial whatsap.
1,060 total views, 3 views today
You may like

Menjaga Rasa, Merawat Warisan: Andi Putra dan Jejak Generasi Ketiga Roti Bolu Desa Nitikan.

Bagian Dalam Mulut Bayi Berusia 5 Hari di Magetan Lebam, Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan.

Jelang Ramadhan, Harga Mawar Naik 7 Kali Lipat, Pedagang Bunga Tabur Makam di Pasar Sayur Magetan Tetap Jual Rp 10.000

PSMTI Kabupaten Magetan Gelar Perayaan Imlek Secara Sederhana, Tekankan Pererat Tali Silaturahmi dan Ajak Warga Tionghoa Berperan Melalui Kegiatan Sosial

Jembatan Sungai Jabak Ambrol, Warga Ponorogo Buat Kereta Gantung Untuk Menyeberang ke Trenggalek.

Camat Kartoharjo Minta BBWS DAS Solo Bersihkan Rumpun Bambu yang Sumbat Aliran Sungai Ulo, Cegah Banjir di Musim Hujan.


