Connect with us

Politik

Iming iming Uang, Kakek di Magetan Cabuli Bocah Dibawah Umur Tetangganya Sendiri.

Published

on

Iming iming Uang, Kakek di Magetan Cabuli Bocah Dibawah Umur Tetangganya Sendiri.

Iming iming Uang, Kakek di Magetan Cabuli Bocah Dibawah Umur Tetangganya Sendiri.

Rasi Fm – J seorang kakek berusia 62 diduga mencabuli bocah berusia 11 tahun tetangganya sendiri. Aksi bejat J terbongkar ketika M curiga ketika cucunya yang baru berusia 11 tahun memiliki uang hingga Rp 400.000 rupiah, padahal dia mengaku tak pernah memberi uang lebih kepada cucunya tersebut. Dari pengakuan cucunya, M mengetahui jika uang yang dimiliki cucunya merupakan pemberian J (62) yang tak lain adalah tetangganya sendiri yang rumahnya berjarak kurang lebih 100 meter dari rumahnya. J memang sering melintas di jalan depan rumahnya untuk melihat salah satu rumahnya yang berada di sebelah utara rumahnya. “Ngasihnya 10, 50 yang terakhir 400 ribu. Kemudian saya panggil si J kenapa ngasih uang banyak nyuruh cucu saya tidak usah bilang sama saya. Apa kamu menyukai cucu saya,” imbuhnya.
Setelah didesak oleh M, J mengaku jika memberi uang kepada korban hanya untuk diciumi dan dipegang pegang. Namun M mengaku tak percaya jika J hanya memegang memegang dan mencium cucunya. Dari pengakuan cucunya, J selalu datang ke rumahnya saat dia sibuk di sawah untuk bekerja. Jika melihat rumah sepi, J akan masuk rumah dan mengajak korban ke kamar untuk melaksanakan aksi bejatnya. “Saya orang tidak punya kerjanya ya disawah. Biasanya pelaku masuk ke rumah setelah saya berangkat ke sawah jam 2 atau jam 3(sore),” katanya.
M mengaku keluarga kedua belah pihak sempat dikumpulkan oleh Babinkamtibmas untuk melakukan mediasi terkait kasus tersebut. Dalam mediasi tersebut M mengaku terkejut karena ternyata cucunya mengaku telah berkali kali mendapat perlakuan pelecehan seksual dari J. “ Dari pengakuan cucu saya sudah berkali kali mendapat perlakuan seperti itu,” katanya.
Dari keterangan cucunya saat dilakukan mediasi J bahkan sempat menempelkan alat vitalnya sebanyak 2 kali dan memasukkan jarinya ke alat vital cucunya sebanyak 4 kali. Hari Kamis (20/08) M mengaku melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kartoharjo.
Keluarga J menurut M sempat menawarkan uang sebanyak 5 juta untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. M sendiri mengaku sempat emosi dan menolak uang 5 juta sebagai uang damai dan justru meminta uang 300 juta. “ Saya emosi saja menyebut 300 juta. Saya tetap melanjutkan melaporkan kasus ini,” ucapnya.
Sementar Kasatreskrim Polres Magetan AKP Ryan Wira Raja Pratama mengatakan, laporan dari nenek korban pada Hari Kamis telah ditindak lanjuti dengan pemeriksaan visum. Hasil visum menyatakan bahwa pada alat vital korban mengalami luka, namun selaput dara korban masih utuh. “Dokter yang memeriksa menyatakan selaput dara korban masih utuh tetapi memang ada luka kecil. Secara medis selaput dara korban masih utuh,” katnya.
Setelah mendapat penjelasan dari hasil visum, nenek korban mengaku fikir fikir untuk menindak lanjuti melaporkan kasus yang menimpa cucunya tersebut. Ryan mengatakan jika Nenek korban kemudian memastikan akan melanjutkan laporan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh J Sabtu pagi tadi. “Besok hari Senin yang bersangkutan untuk dimintai keterangan karena kejadiannya berulang ulang. Makanya kita butuh keterangan itu lebih lengkap lagi,” ucapnya (DmS)

Baca Juga:  Polres Magetan Lakukan Sirkulasi 9 Jabatan

 145 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *