Connect with us

News

Harga Gabah Mulai Turun, Bulog Pastikan Seminggu 2 Kali Droping Beras SPHP ke 8 Pasar di Magetan.

Published

on

Harga Gabah Mulai Turun, Bulog Pastikan Seminggu 2 Kali Droping Beras SPHP ke 8 Pasar di Magetan.

RASI FM – Bulog Ponorogo memastikan melakukan droping beras Stabilisasi Pasokan Harga Pasar (SPHP) ke 8 pasar di Kabupaten Magetan. Kepala Bulog Ponorogo Aan Sugiarto mengatakan, dalam sekali pengiriman beras SPHP Bulog memasok sekitar 9 ton untuk satu pasar yang dikirim seminggu 2 kali untuk memenuhi kebutuhan beras murah masyarakat Magetan.

“kita jadawalkan untuk pasar itu setiap minggu 2 kali. Setiap pasar itu 1 truk antara 9 atau 10 ton tinggal dibagi jumlah pedagangnya berapa,” uajrnya.

Baca Juga:  Disparpora Magetan Beri Diskon 50 Persen Tiket Wisata untuk Pelajar Selama Libur Sekolah

Aan Sugiarto menambahkan, harga beras SPHP yang dikemas dalam pack 5 kilogram dijual seharga Rp 10.900 perkilogram atau Rp 51.500 satu pak. Dalam penjualannya di pasar warga hanya boleh membeli 1 pak beras SPHP untuk satu orang. Selain untuk droping ke 8 pasar yang ada di Kabupaten Magetan, beras SPHP juga akan disalurkan untuk operasi pasar murah beras yang akan dilakukan Dinas Perindustrian dan perdagangan Kabupaten Magetan yang rencananya akan dilaksanakan pada hari Kamis besok.

Baca Juga:  Warganya Tunjukkan Foto Siswi Sebrangi Sungai Karena Jembatan Bambu Rusak, Kades di Ngawi Ajak Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Karena Tak Ada Anggaran Desa. 

“Harga beras SPHP yang dikemas dalam pack 5 kilogram dijual seharga Rp 10.900 perkilogram atau Rp 51.500 satu pak,” imbuhnya.

Ditengah kenaikan harga beras di Pasar Sayur Magetan yang mencapai Rp 16.000 rupiah Aan Sugiarto memastikan untuk harga gabah kering mengalami penurunan Rp 200 – Rp 300 karena sejumlah kawasan di Ponorogo, Madiun, Trenggalek dan Kabupaten Ngawi sebagian sudah mulai memasuki musim panen.

Baca Juga:  Ajak Milenial Berdikari, Dinas Peternakan Kabupaten Magetan Gelar Pelatihan Beternak Milenial.

“Untuk harga sudah mulai turun antara Rp 200 sampai Rp 300 karena mulai musim panen,” (Dms)

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM