RASI FM – Mbok Yem, pemilik warung legendaris di puncak Gunung Lawu turun gunung karena sakit. Syaiful kerabat Mbok Yem mengatakan, legenda Gunung Lawu tersebut turun dari Gunung Lawu pada Rabu (4/3) setelah mengalami sakit sejak awal Februari lalu. “Sakitnya sejak awal Februari lalu tapi baru mau turun setelah kondisinya agak parah,” ujarnya melalui sambungan telepon Kamis malam (6/3/2025).
Setelah sampai di rumah Mbok Yem langsung dibawa oleh keluarga ke RSI Aisyah Ponorogo untuk mendapatkan perawatan. “Kemarin langsung dibawa ke RSi Aisyah Ponorogo untuk perawatan,” imbuh Syaiful Gimbal.
Syaiful Gimbal belum bisa memastikan sakit Mbok Yem karena saat ini masih dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui pasti sakit Mbok Yem. Dari sejumlah foto yang beredar Legenda Gunung Lawu tersebut ditempatkan di ruang perawatan dengan selang oksigen dan diinfus. “Masih menuggu hasil pemeriksaan terkait sakitnya. Kami keluarga minta doanya semoga Mbok Yem lekas sembuh,” Pungkas Syaiful Gimbal.
Sebelumnya sejumlah foto dan video di media social beredar proses evakuasi Mbok Yem dari puncak Gunung Lawu yang dilakukan dengan cara ditandu menuruni jalur pendakian. Dalam video yang beredar di media sosial, tampak beberapa orang menandu mbok yem menggunakan tandu bamboo menyusuri medan yang cukup terjal di Jalur Pendakian via Cemoro Sewu itu.
Nama Mbok Yem, menjadi legenda di Puncak Gunung Lawu setelah membuka warung makan pertama di puncak Gunung Lawu sejak tahun 1980 an. Pemilik nama asli Wakiyem, tersebut menjadi legenda setelah menjadi jujugan para pendaki yang yang berada di puncak Gunung Lawu karena menyediakan tempat jualannya menjadi persinggahan pendaki yang kedinginan. Warung Mbok Yem juga menyediakan makanan yang sangat murah meski berada di puncak Gunung Lawu. Segera sembuh Mbok Yem, banyak pendaki yang menantimu di Puncak Gunung Lawu. (dMs)