Connect with us

Pendidikan

Tanamkan Kemandirian, Pembina Pra Siaga KB, SPS, dan TK Ikuti Kegiatan “Gelang Ajar” di SDN Kalangketi

Published

on

Tanamkan Kemandirian, Pembina Pra Siaga KB, SPS, dan TK Ikuti Kegiatan “Gelang Ajar” di SDN Kalangketi

RASI MAGETAN – Puluhan pembina Pra Siaga dari Kelompok Bermain (KB), Satuan PAUD Sejenis (SPS), dan Taman Kanak-Kanak (TK) di Kecamatan Sukomoro dan Nguntoronadi mengikuti kegiatan Gelang Ajar bertema “Belajar, Bermain, dan Berbagi untuk Pra Siaga Ceria” di SDN Kalangketi, Kecamatan Sukomoro. Kegiatan ini menjadi ajang pembekalan bagi para pembina untuk menanamkan nilai-nilai kemandirian, kedisiplinan, dan kepemimpinan sejak usia dini melalui pendekatan yang menyenangkan.

Bunda PAUD Kabupaten Magetan, Arini Handayani, menilai kegiatan ini penting untuk membentuk karakter anak sejak dini melalui pembelajaran yang gembira. “Sebelum anak-anak senang, pembinanya harus senang dulu. Mengajar anak usia dini harus dengan hati yang gembira, karena dari sanalah nilai-nilai kepemimpinan dan disiplin tumbuh secara alami,” ujarnya.

Baca Juga:  Chroomebook Mewujudkan Keinginan Syafeea Ikut Lomba Menulis Cerita.

Arini berharap kegiatan seperti Gelang Ajar dapat membuat para pembina semakin mandiri dan mampu menularkan semangat kepemimpinan kepada peserta didik. “Dengan dasar ini, pembina bisa menumbuhkan pramuka yang tangguh dan ceria di tingkat SD nanti,” tambahnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Magetan, Dian Astuti Purwandani, menegaskan bahwa Gelang Ajar menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kepramukaan sejak usia dini. “Kegiatan ini baru pertama kali digelar, dan kami berharap bisa menjadi motivasi bagi kecamatan lain untuk mengadakan kegiatan serupa,” jelasnya.

Baca Juga:  Riyono Caping: Negara Wajib Jamin Stok Pangan, 85 Daerah Masih Defisit Jelang Ramadhan

Dian menambahkan, melalui kegiatan ini para pendidik dapat menerapkan metode belajar yang menyenangkan dan bermakna. “Anak-anak prasekolah perlu dikenalkan pada nilai-nilai disiplin, kemandirian, dan kerja sama lewat kegiatan yang menggembirakan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan, Muhammad Sulistiana, menyebut kegiatan Gelang Ajar merupakan bagian dari Krida Pendidikan Anak Usia Dini dalam Saka Widya Budaya Bakti. “Kegiatan ini menanamkan kemandirian dan kebahagiaan bagi anak-anak melalui belajar dan bermain. Dengan cara itu, mereka akan tumbuh menjadi generasi emas tahun 2045,” katanya.

Baca Juga:  54.000 Alumni Program Double Track Mandiri dan Diterima di Dunia Kerja.

Ketua Kelompok Kerja TK Kecamatan Sukomoro, Retno Wulan, menjelaskan bahwa kegiatan diikuti 150 peserta dari 45 lembaga pendidikan di dua kecamatan. “Ada pentas seni, permainan edukatif, dan malam api unggun. Semuanya kami rancang agar para pembina dan peserta senang, bisa melepas penat, dan kembali semangat,” ungkapnya. Ia berharap hasil kegiatan ini dapat diterapkan dalam pembelajaran sehari-hari di sekolah. “Harapan kami, anak-anak bisa melatih kedisiplinan, kemandirian, dan keterampilan, baik di sekolah maupun di rumah,” tutup Retno. (DmS)

VISUAL NEWS klik

Loading

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM