Connect with us

News

Puluhan Warga Desa Banjarejo Mual, Pusing dan Diare, Diduga Keracunan Makanan

Published

on

Puluhan Warga Desa Banjarejo Mual, Pusing dan Diare, Diduga Keracunan Makanan

Rasi Fm – Puluhan warga Desa Banjarejo Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan mengalami mual, pusing dan diare diduga keracunan makanan usai menghadiri hajatan salah satu warga. Rasa mual, pusing dan diare dirasakan warga terjadi secara bergiliran karena sejumlah warga mengaku diare sehari setelah menghadiri hajatan sementara sejumlah warga mengalami mual pusing setelah 4 hari menghadiri hajatan syukuran. Sugeng Widodo salah satu warga mengatakan, hajatan selamatan sebenarnya dilaksanakan pada Hari Selasa malam lalu, namun dia mengaku mulai merasa mual, pusing dan sakit perut bahkan diare pada Rabu.
“ Saya besoknya sudah mual pusing sama diare. Saya beli obat di warung saja, sampai sekarang meski sudah tidak diare tapi rasanya masih tidak nyaman di perut,” ujarnya .
Sugeng menambahkan, selain dirinya orang tuanya Rony juga mengalami hal yang sama setelah 4 hari usai menghadiri hajatan salah satu warga. Rony bahkan langsung dilarikan untuk menjalani rawat inap di puskesmas Panekan. Rony mengalami diare cukup parah sehingga badannya terasa lemas.
“Bapak itu Minggu langsung saya bawa kesini karena ada yang dirawat disini. Sabtu itu terasa minggu baru lemes, badannya panas,” imbuhnya.
Sementara pihak Puskesmas Panekan menyatakan dari catatan puskesmas ada 44 warga Desa Banjarejo yang terdata mengalami mual, pusing hingga diare. Namun hanya 12 warga yang menjalani rawat inap di Puskesmas Panekan untuk mendapat perawatan sementara warga yang lainnya memilih pengobatan di bidan desa, dokter praktek umum serta membeli obat diare di warung. Puluhan warga Desa Banjarejo yang dilarikan ke Puskesmas Panekan dinyatakan mengalami diare akut.
“Masuk ada yang rawat jalan malamnya, besuknya ada lagi yang masuk. Keluhan mereka mual, pusing dan diare. Diagnosa kita mereka mengalami diare akut. Tindakannya kita berikan obat mual muntah dan diare,” katanya.
Hingga hari ini pasien yang menjalani rawat inap di Puskesmas tinggal 2 orang. Terhadap warga Desa Banjarejo yang menjalani perawatan karena mengalami gejala pusing, mual, dan diare pihak puskesmas membebaskan biaya perawatan. (DmS)

Baca Juga:  Diduga Depresi Seseorang di Magetan Rusak Atribut Partai, Videonya Viral.

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM