Rasi Fm- Harga kedelai di sejumlah pasar di Kabupaten Magetan mengalami kenaikan sebanyak 4 kali selama sebulan terakhir. Harni pedagang kedelai di pasar Sayur Magetan mengatakan, harga sebulan terakhir naik dari Rp 10.000 menjadi Rp 12.000 perkilogram.
Meski harga kedelai terus mengalami kenaikan, namun stok dipasaran masih aman. Harni mengaku tidak mengalami kesulitan untuk mendatangkan kedelai import dari luar kota seperti Kabupaten Ngawi, Kabupaten Sragen, Surabaya maupun dari Kota di wilayah Jawa Barat. Adanya kenaikan harga kedelai selama ini belum dikeluhkan oleh pengrajin tempe maupun susu kedelai serta tahu yang menjadi langganannya. Mereka hanya mengurangi jumlah pembelian untuk menyiasati kenaikan harga kedelai.
Kenaikan harga menurut Harni turut mempengaruhi pendapatannya sebagai pedagang kedelai. Ditengah kenaikan harga yang cukup cepat pedagang hanya bisa pasrah kerena untuk mengambil untung terlalu banyak juga sangat riskan.
“Rp 12.000 sekarang naik lagi, Naiknya sebulan terakhir sebelumnya 10 ribu, terus sebelas terus 12. Pokoknya satu bulan ini naik sampai 4 kali,” ujarnya.
Harni mengaku belum bisa memastikan sampai kapan kenaikan kedelai akan terjadi. Dia berharap kenaikan harga kedelai tidak dibarengi degan adanya kelangkaan kedelai di pasaran. (DmS)