RASI FM – Diduga pemilik angkringan lupa mematikan kompor gas yang digunakan untuk memasak air untuk membuat kopi, 3 unit ruko di Pasar tradisional Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan ludes dilalap si jago merah Selasa pagi sekitar pukul 06:00 WIB. Herman salah warga pemilik bengkel tambal ban yang melihat kejadian tersebut mengaku tiba tiba ada asap tebal dari arah belakang sebuah ruko yg jualan angkringan dan soto milik Sudarsono yang biasanya tutup sekitar pukul 03:00 WIB. Saat terbakar ruko dalam keadaan sudah tutup dan pemiliknya pulang kerumah. Api langsung membesar dan melalap tiga ruko sekaligus. Warga sekitar yang tidak bisa berbuat banyak kemudian memanggil petugas pemadam kebakaran.
“Katanya dari kompor yang mbledug yang lupa dimatikan dari kompor gas. Ini lokasi tempat angkirngan sama soto. Saya bekerja dibengkel, saya datang sudah terbakar. Pemiliknya sudah pulang biasanya tutup Jam 3,” ujarnya.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Magetan Dovi Saputra mengatakan, untuk memadamkan kebakaran di 3 ruka pasar tradisional Kecamatan Bendo Damkar menurunkan 3 unit mobil pemadam kebakaran. Petugas hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk memandamkan api agar tidak membesar dan merembet ke ruko lainnya.
“Api utama dari angkringan yang lupa mematikan kompor, kita menurunkan 3 unit mobil 2 suplai dan 1 pemadam. Tidak lama tadi kita bisa mematikan sekitar 30 menit,” katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut. Tiga ruko yang terbakar diantaranya adalah ruko konter Hp milik mahfud, ruko jual beli onderdil motor dan bengkel milik Jono serta ruko yang digunakan sebagai angkringan dan menjual soto milik Sudarsono. Ketiga ruko yang terbakar ini berada di area pasar tradisional Dermo di Desa Belotan, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan. (DmS)