Connect with us

News

Dari Pethil Sata, Pemkab Magetan Bidik Potensi Tembakau Dengan Pengembangan Varitas Lokal.

Published

on

Dari Pethil Sata, Pemkab Magetan Bidik Potensi Tembakau Dengan Pengembangan Varitas Lokal.

RASI FM – Tanaman tembakau di kabupaten Magetan ternyata memiliki potensi perekonomian yang cukup bagus untuk dikembangkan. Dinas TPHPKP Uswatun Chasanah dalam kegiatan Pethil Sata di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo mengatakan, tahun 2022 luas tanaman tembakau di Magetan mencapai 321 hektar dengan produktifitas 619 kilogram perhektar dengan jumlah total produksi se Kabupaten Magetan mencapai 197,9 ton tembakau.

“ Daerah historis tenaman tembakau di Magetan berada di Kecamatan panekan, Sidorejo, Poncol, Plaosan dan Parang. Varitas yang ditanam di daerah atas antara lain mliwis, andong kuning, andong hijau, kemloko Jowo, kemloko Magetan kebanyakan masih dijual dalam bentuk daun segar,” ujarnya.

Baca Juga:  Bangun Destana Tangguh di Magetan, Poltekes Kemenkes Surabaya Berikan Pembekalan Peningkatan SDM.

Untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas tanaman tembakau di Kabupaten Magetan, DTPHPKP mengembangkan 5 program yaitu peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, pembinaan lingkungan sosial, sosialisasi ketentuan di bidang cukai, dan atau pemberantasan barang kena cukai dengan ketentuan untuk mendukung bidang kesejahteraan masyarakat, penegakkan hukum dan kesehatan.

“ Tahun 2018 Kementrian Pertanian telah melepas varitas local unggul nasional Kabupaten Magetan yaitu varitas rodoksida dan rodok empat yang berkembang di Kecamatan Parang dan mulai dilakukan uji multi lokasi di Desa Sumber Sawit. Varitas ini dijual dalam bentuk rajangan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Diresmikan Langsung Oleh Bupati Magetan, Klinik Mata EDC Gelar Operasi Gratis 100 Warga Penderita Katarak.

Sementara Bupati Magetan Suprawoto yang hadir dalan kegiatan Pethil Sata mengatakan, produk tembakau nasional belum memenuhi seluruh kebutuhan tembakau pabrik rokok, dimana 40 persen kebutuhan tembakau pabrik rokok masih disuplai dari kegiatan import. Petani tembakau di Magetan sudah mengenal bertanam tembakau sejak tahun 1910 sehingga memiliki kemampuan yang cukup baik untuk mengembangkan tanaman tersebut.

Baca Juga:  Dinas PMD Magetan Pastikan Akan Melaksanakan Pilkades Untuk Mengisi Kekosongan 4 Kepala Desa Tahun Depan.

“ Disini yang paling favorit itu andong kuning karena kualitasnya yang paling bagus. Yang paling bagus disini sama Parang, rejeb jenisnya. Kalau padi ada varitas macam macam demikian juga tembakau,” katanya.

Melalui kegiatan Pethil Sata Dinas TPHPKP juga menyerahkan donasi pupuk NPK, Mulsa dan bibit pohon cabai kepada Gapoktan tembakau yang ada di Kabupaten Magetan. Kegiatan Methil Sata juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Forkopimca dan sejumlah perusahaan rokok. (DmS)

Loading

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM