Connect with us

Pendidikan

Silaturohim ke Kantor Bupati, Ini Yang Disampaikan Pengurus PGRI Magetan

Published

on

Silaturohim ke Kantor Bupati, Ini Yang Disampaikan Pengurus PGRI Magetan

Rasi Fm – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Magetan melakukan kunjungan ke kantor Bupati Magetan. Rombongan Pengurus PGRI Kabupaten Magetan diterima langsung Bupati Magetan Suprawoto di Ruang Jamuan Kantor Bupati Magetan. Dalam pertemuan tersebut Bupati Magetan berharap PGRI memberkan kinerja terbaik mereka di bidang pendidikan untuk Magetan lebih baik.
Dalam kesempatan diskusi tersebut Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, pendidikan sangat penting untuk generasi yang akan datang. Sejumlah upaya pemerintah daerah Kabupaten Magetan lakukan seperti hadirnya perguruan tinggi di Kabupaten Magetan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia/SDM yang akan datang. Dengan pendidikan menurutnya generasi muda Magetan akan mempunyai harapan lebih baik dimasa yang akan datang.
“PGRI sebagai organisasi guru yang telah lama malang melintang , kemudian usianya sudah cukup lama oleh sebab itu kontribusinya tidak diragukan lagi, Oleh sebab itu kami selalu mendukung kiprahnya dan malah kami selalu menunggu kiprahnya untuk selalu meningkatkan kualitas pendidikan di Magetan. Sehingga anak anak di Magetan punya harapan yang cerah untuk menata masa depannya,” ujarnya.

Baca Juga:  Jumlah Laka di Magetan Turun, Korban MD Justru Meningkat

Sementara Ketua PGRI Kabupaten Magetan Sundarto mengatakan, silaturohim kepada Bupati Magetan yang dilakukan bersama pengurus PGRI Magetan tahun 2020 – 2025 merupakan bentuk dukungan kepada pemerintah daerah untuk mensukseskan program pendidikan di Kabupaten Magetan. Melalui pengurusan PGRI tahun 2020 – 2025 dia berharap bisa membantu pemerintah daerah untuk mengantisipasi kelangkaan guru yang ada di Magetan pada tahun 2024 mendatang.
“Kita berusaha untuk mendukung program pemerintah sehingga kita selalu berkoordinasi terkait hal-hal yang barangkali bisa kita maksimalkan dari organisasi profesi bisa membantu mengurai dari permasalahan pendidikan di Magetan. Dari PGRI menyampaikan beberapa hal terkait ikut mengurai itu, salah satunya bagaimana kedepan pemerintah bisa memprogramkan kekurangan guru yang selama ini kita rasakan, Sampai tahun 2021 nanti memang sudah banyak guru yang pensiun, untuk itu kami harap pemerintah daerah melalui kewenanganya melalui litbangnya, pemerintah bisa memprogramkan apa yang harus dilakukan pemerintah sehingga kebutuhan guru bisa dipenuhi tahun itu,” katanya.
Saat ini setiap bulan kurang lebih 25 hingga 35 guru di Magetan memasuki masa pensiun. Hingga tahun 2024 diperkirakan akan ada 1000 guru yang akan menjalani masa pensiun . Hal tersebut tidak sebanding dengan formasi tenaga pendidik yang dialokasikan pemerintah pusat ke Magetan. Tahun Ini Magetan menerima kuota 387 kuota formasi guru. (DmS)

Baca Juga:  Tahap Kedua 2.200 Guru di Magetan Akan Mendapat Vaksin

 208 total views,  3 views today