Connect with us

News

Perluasan Lahan Sirkuit, Wakil Bupati Magetan Studi Kelayakan Pasar Hewan.

Published

on

Perluasan Lahan Sirkuit, Wakil Bupati Magetan Studi Kelayakan Pasar Hewan.

RASI FM – Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro meninjau sejumlah lokasi untuk kelayakan sebagai pasar hewan menggantikan pasar hewan di Kecamatan Parang yang berada di kawasan perluasan lokasi sirkuit parang. Dia mengatakan, sejumlah lokasi ditinjau untuk memastikan kelayakan pasar hewan seperti lahan di belakang pasar Parang, lahan di Desa Trosono dan lahan di jalan menuju Desa Ngunut untuk menggantikan pasar hewan yang berada di sebelah Utara sirkuit Parang. Perluasan kawasan sirkuit untuk melengkapi kebutuhan pendukung keberadaan sirkuit yang telah diselesaikan pembangunan lintasannya. “Kenapa perlu dipindah, antara lain untuk melengkapi fasilitas sirkuit yang sekarang ini Ibu Bupati sedang mengkomunikasikan dengan Ibu Gubernur, agar tahun ini di usahakan ada kemajuan penambahan fasilitas. Ada catatan dari sejumlah pejabat bahwa kawasan itu perlu ditata, termasuk pedagang kaki lima,” ujarnya.

Baca Juga:  Tiga Kali Nekat Nginap di Rumah Pacar, Warga Magetan Amankan Pasangan Dibawah Umur.

Kang Suyat menambahkan, semua opsi pemindahan pasar hewan Parang nantinya akan melibatkan seluruh eleman masyarakat agar pemindahan pasar hewan bisa berdampak perekonomian masyarakat. Saat ini menurutnya masih mencari alternatif lokasi terbaik pasar hewan agar tidak bertentangan dengan program ketahanan pangan. Dari sejumlah lokasi yang telah ditinjau nantinya akan dimusyawarahkan sehingga keberadaan pasar hewan bisa bermanfaat untuk masyarakat Parang dan sekitarnya. ”Semua opsi ada plus minusnya. Ini kita berfikir bagaimana baiknya ini bermanfaat untuk masyarakat Magetan,” Katanya.

Baca Juga:  Bawaslu Tes Wawancara 108 Peserta Seleksi Panwascam, Ini Kriteria Calon Yang Lolos.

Sementara terkait keberadaan sirkuit Parang sendiri saat ini sudah mulai berdampak terhadap pereknomian masyarakat dengan semakin banyaknya pengunjung dari Kabupaten Ponorogo dan Wonogiri ke sirkuit untuk melaksanakan kegiatan jogging maupun untuk melihat kondisi sirkuit. Dengan penambahan fasilitas sirkuit Parang diharapkan akan lebih banyak berdampak pada prekenomian masyarakat Magetan. “Ternyata banyak warga Ponorogo jogingnya di sirkuit. Kalau banyak orang berkumpul dari kegiatan olah raga ini perlu kita wadahi karena dari situ ada output ekonomi dan manfaat sosial. Pedagang jadi hidup,” ucapnya. (DmS)

Baca Juga:  2024 Siswa SD dan SMP di Magetan Menari Massal, Sampaikan Pesan Kebhinekaan.

VISUAL NEWS klik

 503 total views,  3 views today