Connect with us

Politik & Pemerintahan

Kunjungan Wisatawan Menurun, Disparbud Magetan Siapkan Rasionalisasi Target PAD Pariwisata 2026

Published

on

Kunjungan Wisatawan Menurun, Disparbud Magetan Siapkan Rasionalisasi Target PAD Pariwisata 2026

 

RASI MEDIA – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan Suwito menyiapkan langkah restrukturisasi atau rasionalisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata tahun 2026. Kebijakan ini diambil menyusul tren penurunan kunjungan wisatawan, khususnya di Telaga Sarangan saat momen libur Lebaran.

Suwito mengakui jumlah kunjungan wisatawan tahun ini sedikit menurun dibanding periode sebelumnya. Ia mencontohkan, kunjungan harian yang sebelumnya bisa mencapai hampir 11 ribu orang, kini berada di kisaran 9.500 pengunjung. “Kalau dibandingkan tahun lalu memang ada penurunan. Ini tidak lepas dari kondisi yang ada, termasuk faktor ekonomi,” ujarnya.

Baca Juga:  KPU RI dan KPU Jatim Apresiasi Siaran Langsung Kominfo Saat Pelaksanaan PSU di Magetan.

Menurutnya, penurunan tersebut dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi global yang berdampak hingga tingkat lokal, hingga perubahan pola libur Lebaran. Ia menilai, beban pengeluaran masyarakat yang meningkat menjelang hari raya turut memengaruhi minat berwisata. “Berwisata itu kan butuh biaya. Tidak hanya sekadar healing, tapi juga ada pengeluaran lain, sehingga masyarakat lebih selektif,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya tetap mempertahankan target PAD yang telah ditetapkan dalam rencana kerja (renja). Namun, Suwito menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh sebagai dasar rasionalisasi target ke depan. “Target tetap kami pasang sesuai renja, tapi nanti akan kami rasionalisasi berdasarkan kondisi riil di lapangan dan alasan-alasan yang rasional,” katanya.

Baca Juga:  Sejak Dibangun Belum Pernah Direhab, Plavon Ruang Kelas SMPN 1 Ngariboyo Ambruk Karena Lapuk

Ia mengungkapkan, sejak awal tahun pihaknya telah menyusun resume berbagai faktor penyebab penurunan kunjungan, termasuk dampak bencana seperti longsor yang sempat terjadi di kawasan wisata. Selain itu, perubahan pola libur panjang yang lebih banyak berada di awal sebelum Lebaran juga turut memengaruhi jumlah wisatawan. “Kalau libur panjang di depan, masyarakat masih fokus memenuhi kebutuhan Lebaran. Itu juga berpengaruh,” tambahnya.

Di sisi lain, Disparbud Magetan mengklaim telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga minat wisatawan, mulai dari peningkatan aspek keamanan, keselamatan, kenyamanan, hingga kebersihan kawasan wisata. Penataan harga dan imbauan kepada pelaku usaha juga terus dilakukan agar tidak merugikan wisatawan maupun pedagang sendiri.

Baca Juga:  Peringati Milad ke 9, Pesantren Al Jahra Gelar Sarasehan dan Dialog Kebangsaan.

Suwito menegaskan, pihaknya juga melakukan monitoring intensif di seluruh destinasi wisata, baik milik pemerintah maupun swasta. Ia bahkan merencanakan turun langsung ke lapangan untuk memastikan pelayanan tetap optimal selama libur berlangsung. “Kami lakukan pengawasan di semua destinasi. Yang utama tetap keselamatan dan kenyamanan pengunjung,” tegasnya.

Dengan evaluasi dan rasionalisasi target tersebut, Pemkab Magetan berharap sektor pariwisata tetap mampu berkontribusi terhadap PAD, meski di tengah tekanan kondisi ekonomi dan dinamika kunjungan wisatawan.

Loading

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM