Connect with us

News

Santuni 30 Anak Yatim dan Dorong Kemandirian Melalui Sedekah Produktif Dalam Kegiatan Maulid Nabi, Yayasan Alhayat Renikan Panti Asuhan Cabang  Desa Tapak.

Published

on

Santuni 30 Anak Yatim dan Dorong Kemandirian Melalui Sedekah Produktif Dalam Kegiatan Maulid Nabi, Yayasan Alhayat Renikan Panti Asuhan Cabang  Desa Tapak.

RASI Media, Magetan — Yayasan Alhayat meresmikan cabang baru panti asuhan di Desa Tapak, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan. Panti asuhan tersebut menjadi cabang ketujuh Yayasan Alhayat. Pengasuh Panti Asuhan Alhayat Cabang Tapak, Komar, mengatakan peresmian tersebut dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, santunan anak yatim, serta penyaluran sedekah produktif kepada masyarakat. “Inti dari acara ini yang pertama memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW atau Maulid Nabi. Yang kedua peresmian panti yang baru, yaitu Panti Tapak Panekan,” kata Komar.

Dalam kegiatan tersebut, Yayasan Alhayat juga memberikan santunan kepada 30 anak yatim di wilayah Kecamatan Panekan. Selain santunan, yayasan menyalurkan sedekah produktif sebagai upaya mendorong penerima manfaat agar mampu memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri. Salah satu bentuk bantuan yang diberikan berupa ayam untuk dipelihara dan dikembangkan. “Dengan sedekah produktif ini, mereka akan memelihara ayam. Nanti setelah ayam itu tumbuh, berkembang, bertelur, beranak, bertambah, yang tadinya sebagai mustahik nanti menjadi muzaki,” ujarnya.

Baca Juga:  Cuaca Membaik, Pos Cemoro Sewu Pastikan Buka Kembali Jalur Pendakian Tektok.

Komar berharap penerima bantuan yang sebelumnya berada pada posisi sebagai penerima dapat berkembang hingga mampu menjadi pemberi bantuan kepada orang lain. “Harapannya yang tadinya beliau menerima, nanti malah beliau menjadi pemberi. Itu harapan kami, diajak mandiri,” kata Komar.

Baca Juga:  Selama Libur Lebaran Situasi Aman, Kapolres Magetan Sampaikan Apresiasi Kepada Masyarakat, Pemudik dan Wisatawan. 

Program sedekah produktif Yayasan Alhayat ditargetkan menjangkau 235 titik di Kabupaten Magetan. Jumlah tersebut disesuaikan dengan 235 desa yang tersebar di 18 kecamatan. Komar mengatakan program tersebut baru berjalan sekitar dua bulan. Hingga kini, sedekah produktif baru terealisasi di enam titik sehingga masih terdapat 229 titik yang menjadi pekerjaan rumah yayasan. “Program tahap pertama itu 235 titik, dari Kabupaten Magetan terdiri dari 18 kecamatan atau 235 desa. Minimal tahap pertama satu desa satu dulu,” katanya.

Yayasan Alhayat menargetkan program tersebut dapat dilaksanakan secara bertahap dengan menggandeng pemerintah desa, kecamatan, hingga pemerintah kabupaten. “Insya Allah dengan sedekah produktif, setitik demi setitik, setahap demi setahap, kita berkolaborasi dengan pemerintah, baik desa, kecamatan, maupun kabupaten, untuk membantu masyarakat supaya bisa bekerja dan menafkahi kehidupannya dengan mandiri,” ujar Komar.

Baca Juga:  Satu Setengah Tahun Motor Plat Merah Dijadikan Jaminan Rental Mobil Tak Ada Penyelesaian Oleh Perangkat Desa Bungkuk, Pemilik Rental Akan Lapor Polisi.

Panti Asuhan Alhayat Cabang Tapak menjadi cabang ketujuh yayasan. Sebelumnya, Alhayat telah memiliki sejumlah cabang di wilayah Magetan, selain panti asuhan pusat. Komar berharap kehadiran cabang baru di Tapak tidak hanya menjadi tempat pengasuhan anak yatim, tetapi juga memperluas gerakan sosial Yayasan Alhayat dalam membantu masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi melalui sedekah produktif.

 

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM