RASI MEDIA — Enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Magetan hingga kini masih berstatus suspend karena belum menyelesaikan sejumlah persyaratan, termasuk instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang menjadi bagian dari standar operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Petugas Satuan Tugas (Satgas) MBG Magetan, Awang Arifaini Rudin, mengatakan dari sebelas SPPG yang sebelumnya mendapat penangguhan operasional, lima sudah kembali beroperasi. Sementara enam lainnya masih menjalani proses pembenahan dan pemenuhan persyaratan. “Dari sebelas yang disuspend, sembilan karena IPAL dan dua karena kendala lainnya. Yang sembilan itu, lima sudah running kembali. Berarti masih ada enam yang belum running,” ujarnya di ruang kerjanya Rabu (17/6/2026).
Enam SPPG yang masih berstatus suspend tersebut yakni SPPG Magetan Bendo Bendo, SPPG Magetan Kawedanan Kecamatan Kawedanan, SPPG Magetan Karas Sobontoro, SPPG Magetan Karas Temboro, SPPG Magetan Karas Temboro 02, dan SPPG Magetan Sukomoro Tambakmas. Pengelola SPPG saat ini terus melengkapi berbagai persyaratan agar dapat kembali melayani program MBG. Awang menjelaskan, selain enam SPPG yang masih disuspensi, terdapat enam SPPG lain yang belum beroperasi meski tidak berstatus suspend. Mereka masih menghadapi kendala virtual account dan proses verifikasi kelembagaan. “Ada lagi enam yang tidak running dan tidak disuspensi karena terkendala virtual account. Kemungkinan ada perubahan atau proses verifikasi di lembaga sehingga masih menunggu penyelesaian. Dari info mereka sudah mulai memberikan pelayanan ,” ujarnya.
Untuk mempercepat penyelesaian perbaikan IPAL, pengelola SPPG meminta pendampingan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magetan. Pendampingan dibutuhkan terutama terkait pemenuhan standar pengelolaan limbah dan kelengkapan dokumen lingkungan. “Sebagian besar sudah melakukan pembenahan. Namun masih ada yang berproses dan membutuhkan pendampingan agar seluruh persyaratan bisa dipenuhi. Harapannya dengan adanya pendampingan dari instansi terkait, termasuk DLH, SPPG yang belum beroperasi dapat segera running kembali,” jelas Awang.
Satgas MBG Magetan optimistis seluruh kendala dapat diselesaikan secara bertahap. Jika proses pembenahan berjalan lancar, enam SPPG yang masih disuspensi maupun enam SPPG yang terkendala virtual account dapat segera beroperasi sehingga pelayanan Program Makan Bergizi Gratis kepada para siswa kembali berjalan maksimal.