Rasi Fm – Bazar potensi usaha mikro dan menengah di Kabupaten Magetan melalui kegiatan Festival UMKM Kreasi Pangan Sehat, Inovatif, Enak, Murah dan Berkualitas (Kepang Si Emak) resmi ditutup Bupati Magetan. Kegiatan yang diselenggarakan selama 2 hari di Pelataran Kebun Refugia Kabupaten Magetan, ditutup secara resmi oleh Bupati Magetan Suprawoto pada Hari Minggu malam.
Bupati Magetan Suprawoto berharap dengan adanya kegiatan pameran dan bazar UMKM Kepang Si Emak diharapkan akan memacu semua instansi untuk kreatif dan inovatif dalam membuat kegiatan sehingga akan menarik wisatawan dari luar daerah yang akan memperbesar potensi pasar UMKM diKabupaten Magetan.
“Dinas itu harus kreatif, harus punya central of excellence, harus memiliki program-program unggul. Di Magetan ini orang selalu berdatangan. Oleh sebab itu jangan langsung ke Sarangan.” Ujarnya.
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop) Kabupaten Magetan menggelar bazar potensi usaha mikro dan menengah di Kabupaten Magetan melalui kegiatan Festival UMKM Kreasi Pangan Sehat, Inovatif, Enak, Murah dan Berkualitas (Kepang Si Emak). Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Magetan Sukartini mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan di Kebun Bunga Refugia dari Hari Sabtu dan Minggu tersebut bertujuan untuk meningkatkan dan menggali lebih jauh potensi UMKM di Kabupaten Magetan yang potensial menjadi usaha yang lebih berkembang dengan pemasaran lebih luas dengan adanya pameran.
“Harapannya UMKM bisa bersatu, aktif, kreatif, sejahtera dan inovatif dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Magetan. Kegiatan ini juga untuk meningkatkan rasa cinta dan bangga terhadap produk Kabupaten Magetan dan meningkatkan peran serta sinergitas bersama stakeholder dalam pemberdayaan dan pengembangan UMKM,” ujarnya disela sela kegiatan bazaar.
Tak hanya memamerkan potensi UMKM di desa melalui pameran, dalam kegiatan Festival UMKM Kepang Si Emak juga dilaksanakan lomba cipta menu berbasis ubi singkong, demo memasak oleh chef profesional, senam bersama lomba kreasi stand yang diikuti oleh ke 15 desa se Kecamatan Plaosan, dan kurasi produk UMKM. Kegiatan yang baru pertama digelar tersebut diharapkan akan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produk UMKM khas Magetan.
“Ini kegiatan pertama kali kita laksanakan semoga dengan event seperti ini pelaku UMKM di Magetan bisa berkembang baik kualitas maupun kuantitasnya,” imbuh Sukartini.
Sejumlah pelaku UMKM dari kabupaten lain juga ikut meramaikan kegiatan Kepang Siemak diantaranya stand UMKM Kabupaten Sragen, Karanganyar, Wonogiri, Ngawi, Ponorogo, Madiun, dan Kota Madiun. Sejumlah instansi dari Kabupaten Magetan juga turut meramaikan dengan memberikan pelayanan di kegiatan tersebut seperti layanan perijinan dari DPMPTSP, Bappeda Litbang, Dinas TPHPKP, Dinas Pariwisata, Kominfo dan pemerintah kecamatan dan puskesmas Plaosan, BPR Syariah, BRI, Bank Jatim serta Bank UMKM Provinsi Jatim. Dalam kegiatan Kepang Siemak Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Magetan juga menyalurkan bantuan hibah modal usaha dan bantuan sosial. (DmS)