RASI FM – SMK Yosonegoro Kabupaten Magetan ulang tahun ke 32. Sejumlah kegiatan dari olah raga hingga pentas seni digelar untuk memeriahkan hari ulang tahun. Kepala Sekolah SMK Yosonegoro Khamid Manan mengatakan, diulang tahun yang ke 32 merupakan sarana mendidik anggota OSIS untuk mengorganisir membuat kegiatan selama 1 minggu.
“Semua untuk anak didik kita agar belajar mengorganisir kegiatan selama seminggu ini agar mereka juga bisa menerapkan di masyarakat. Selain SMK dan SMA kita juga melibatkan anak SMP, MTS yang ada di Kabupaten Magetan,” ujarnya ditemui di ruang kerjanya Sabtu (2/12/2023).
Di usia ke 32 Khamid Manan mengatakan di SMK Yosonegoro siswa tidak hanya diberi materi pendidikan formal saja namun juga dibekali dengan akhlak yang baik. Bekerjasama dengan sejumlah pondok pesantren SMK Yosonegoro memberikan pemahaman kepada siswa yang membandel untuk menyadari pentingnya mengutamakan belajar agar memiliki bekal bidang akademis ke depan.
“Anak yang nakal kita berikan bimbingan dengan memondokkan mereka untuk belajar memahami pentingnya mereka belajar, Di pondok kita harapkan mereka juga semakin meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Melalui lingkungan pesantren alhamduillah kita berhasil membina siswa yang nakal,” imbuhnya.
Masa depan sebagai alumni SMK Yoso ternyata juga dipikirkan pihak sekolah dengan menyiapkan kemampuan siswa di sejumlah bidang sebagai bekal mandiri. Dengan menghadirkan dari berbagai perusahaan baik otomotif, computer, kelistrikan dan sejumlah perusahaan dibidang manufaktur merupakan sinergi dunia usaha dengan SMK Yosonegoro untuk ketersediaan peralatan praktek kerja sebagai saran aprakterk siswa sehingga saat lulus siswa SMK benar benar memiliki kemampuan di bidang usaha.
“Sejumlah perusahaan sudah hadir di SMK Yosonegoro, selain mengembangkan kemampuan siswa melalui peralatan bantuan dari dunia perusahaan juga kehadiran perusahaan sebagai mitra untuk kebutuhan tenaga kerja mereka nantinya. Perusahaan sebagai mitra kerja sama untk rekrutmen kebutuhan tenaga kerjadi di perusahaan mereka. Lulusan kita ada lebih dari 60 persen terserap di dunia kerja,” ungkapnya.
Di usia SMK Yosonegoro ke 32 tahun Khamid berharap SMK Yosonegoro memiliki kualifikasi yang terus meningkat dengan harapan melalui sekolah yang menggabungkan kemampuan akademis anak didik dam bekal ketrampilan dunis kerja diharapkan akan turut menyumbang SDM yang berkualitas untuk perekembangan Kabupaten Magetan. (DmS)