RASI FM – Pemerintah Desa Tambak Mas, Kecamatan Sukomoro, kabupaten Magetan berhasil menyelesaikan pembangunan saluran irigasi sepanjang lebih dari 200 meter untuk mengairi lahan persawahan dan kebun milik warga. Kepala Desa Tambak Mas, Setyo Budi mengatakan, pembangunan saluran Semalang di kawasan lahan pertanian blok Semalang sepanjang 266 meter berasal dari anggaran DD sebesar Rp 100 juta. Pengerjaan pembangunanya sendiri dilakukan sejak 20 mei 2024 hingga penyelesaian pembangunan pada 22 Juni 2024 secara swakelola.
Setyo Budi menambahkan, sebelum adanya bangunan irigasi secara permanen warga kesulitan mendapatkan air untuk mengairi tanaman padi maupun tanaman jeruk mereka karena kondisi tanah yang berpasir membuat air saluran irigasi lebih banyak terserap tanah jalur irigasi. Bangunan saluran irigasi saat ini bisa dimanfaatkan oleh warga untuk mengairi tanaman padi maupun palawija serta tanaman jeruk milik warga.
“Tanah ini tanah pasir sehingga air itu menyerap ke tanah. Jarak dari sumber air pengairan 1 kilo lebih, bisa setengah hari sampai disini. Dengan adanya saluran ini 1 jam sudah sampai kesini. Jadi lebih efektif lebih efisien air sampai disini. Kalau 6 jam itu biaya perjamnya 60 ribu bisa 360 ribu. Sekarang 60 ribu sudah masuk lahan disini. Dulu tanaman total 90 persen tebu., sekarang sudah ada air sudah beraneka tanaman kacang. Sekarang kemarau sudah ada tanaman kacang, tidak hanya tebu,” ujarnya.
Karmi salah satu pemilik lahan tanaman ubi dan tanaman jeruk mengaku tak lagi kesulitan mendapatkan air untuk menyirami tanaman miliknya. Dia mengaku warga lainnya menanam padi pada saat musim hujan dan berganti menanam tebu pada saat musim kemarau karena sulitnya air. Namun saat ini warga memiliki alternative menanam kacang maupun menanam padi di musim kemarau karena mudahnya mendapatkan air dari saluran air yang telah selesai dikerjakan pemerintah desa.
“Sekarang sangat mudah dan lancar. Sebelumnya dulu saluran tanah, sekarang pengairan lancar. Tanaman disini jeruk sama singkong, untuk gilir tergantung yang punya kapan minta gilir kapan dan musim kemarau gak sulit air,” katanya. (DmS).