News

Perumdam Lawu Tirta Tidak Droping Air ke Desa Karas yang Krisis Air Bersih, Ini Alasannya.

Published

on

RASI FM – Perumdam Lawu Tirta di Kabupaten Magetan, Jawa Timur tidak melakukan droping air bersih ke Desa Kuwon yang mengalami krisis air bersih karena musim kemarau yang membuat sumur di desa mereka kering. Kasubag Pelayanan dan Pemasaran PDAM Lawu Tirta Worodaruki mengatakan, meski 40 kepala keluarga di 2 RT di Desa Kuwon mengalami krisis air bersih, namun perumdam Lawu Tirta tidak pernah menerima permintaan bantuan untuk dilakukan droping air bersih dari desa yang mengalami krisis air bersih.

“Selama pelanggan tidak ada rekom bantuan kita juga belum ini. Kemarin sempat ada pengaduan di Span lapor, itu kan yang bukan pelanggan PDAM, ya kita menyarankan untuk prosedurnya seperti ini kalau mau dibantu pasokan air itu kita arahkan masyarakat ke desa, dari desanya membuat surat kesini. Selama ini kami belum pernah menerima laporan seperti itu. Kebetulan yang mengelola laporan seperti itu saya,” ujarnya ditemui di Perumdam Lawu Tirta Rabu (18/9/2024).

Worodaruki menambahkan, untuk melakukan permintaan bantuan air bersih ke Perumdam Lawu Tirta juga harus melalui sejumlah prosedur diantaranya harus diajukan oleh pemerintah desa ke Pemerintah Daerah. Pemerintah daerah nantinya akan menentukan status dari desa yang mengalami krisi air bersih apakah termasuk status bencana. Jika pemerintah daerah menentukan bahwa daerah tersebut termasuk status daerah bencana dan menunjuk PDAM untuk memberikan bantuan, maka Perumdam Lawu Tirta baru akan memberikan bantuan air bersih untuk kebutuhan warga.

“Yang di Karas selama ini tidak ada permintaan? Tidak ada, selama ini kalau tidak ada permohonan bantuan kan untuk melangkah memberi bantuan kan tidak bisa,” imbuhnya.

Worodaruki mencotohkan salah satu desa yang pernah mengajukan permohonan bantuan air bersih di Kecamatan Karas sempat dilakukan droping air bersih karena sumur mereka kering dan pelayanan PDAM mengalami gangguan.

“Toh kalau ada misalkan pelanggan kemarin trouble di sumur, sumur pelayanan Karas juga, kita siaga karena nanti akan terganggu selama 24 jam kita siaga tangki pasokan kesana. ( Itu pelanggan?) kalau non pelanggan selama tidak ada prosedurnya harus ada permintaan,” ucapnya.

Sebelumya krisis air bersih terjadi di Desa Kuwon, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan karena sumur di 2 RT mengalami kekeringan diduga masifnya operasional sumur sibel untuk pengairan sawah di musim kemarau yang mengakibatkan debit air tanah turun. Desa Kuwon merupakan wilayah yang setiap tahun mengalami krisis air di msim kemarau. Tahun ini baru 1 desa di Magetan yang megalami krisis air bersih. Tahun ini jumlah desa yang mengalami krisis air bersih turun dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 13 desa. (DmS)

Click to comment

Trending

Exit mobile version