Kesehatan & OlahRaga

Magetan Temukan 580 Kasus TBC, Dinkes Percepat Skrining Bagi Warga yang Mengalami Batuk.

Published

on

RASI MEDIA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan, Jawa Timur  menemukan 580 kasus tuberkulosis (TBC) hingga Juli 2026. Temuan tersebut baru mencapai sekitar 31 persen dari target penemuan 1.878 kasus yang ditetapkan Kementerian Kesehatan sepanjang tahun ini. Kepala Dinas Kesehatan Magetan Rohmat Hidayat mengatakan, target penemuan kasus bukan menunjukkan peningkatan jumlah penderita, melainkan upaya pemerintah menemukan pasien sedini mungkin agar segera mendapat pengobatan dan tidak menularkan penyakit kepada orang lain. “Target penemuan kasus TBC itu estimasi jumlah yang harus ditemukan. Tujuannya agar penyakit ini cepat ditemukan, ditangani, dan tidak menjadi sumber penularan,” ujarnya ditemui di ruangkerjanya Selasa (28/7/2026).

Rohmat menambahkan, untuk mengejar target  Dinkes Magetan mengintensifkan skrining melalui program Active Case Finding (ACF) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Dinkes juga mengoperasikan satu unit rontgen portable bantuan Kementerian Kesehatan secara bergilir di 22 puskesmas guna mempercepat deteksi kasus. “ Tahun ini Kabupaten Magetan mendapat bantuan alat X Ray Mobile untuk mendeteksi organ paru paru pasien yang terduga menderita TBC agar cepat mendapatkan penanganan,” imbuhnya.

Untuk memmpercepat penemuan pasien TBC  pemeriksaan diprioritaskan bagi warga yang mengalami batuk lebih dari dua minggu maupun memiliki riwayat kontak erat dengan pasien TBC. Menurut dia, alat rontgen portable aman digunakan untuk semua kelompok usia dan membantu mempercepat proses diagnosis. “Kalau ada gejala seperti batuk lebih dari dua minggu atau pernah kontak erat dengan pasien TBC, segera lakukan pemeriksaan. Jika positif, pengobatan bisa segera diberikan sehingga tidak menjadi sumber penularan,” Pungkasnya.

 

Click to comment

Trending

Exit mobile version