RASI FM – Yayasan DBuku kembali menggelar Festival Sastra Iman Budhi Santosa (IBS)#2 selama 2 hari dari tanggal 14 hingga 15 September di kantornya di Perpustakaan dBuku, Mangkujayan. Ketua Yayasan dBuku, Lucky Setyoherman mengatakan, kegiatan bengkel sastra yang kedua dilaksanakan untuk lebih mengenal Iman Budi Santosa yang merupakan penulis kelahiran Magetan yang kreatif hingga akhir hayatnya yang sangat menginspirasi dunia sastra.
“Bahkan masih ada buku yang belum sempat dicetak ketika beliau wafat. Dan tahun kemarin kita melouncing buku yang belum sempat dicetak tersebut,” ujarnya.
Acara ini diinisiasi oleh Perpustakaan dBuku untuk mengenalkan sosok Iman Budi Santosa dimana banyak generasi muda di Magetan yang tidak mengenal kiprahnya di dunia sastra.
“Ini berawal dari keresahan kami bahwa ada satrawan besar bernama Iman Budi Santosa yang justru tidak dikenal di Magetan, padahal beliau lahir di Kabupaten Magetan,” imbuhnya.
Menurut Lucky IBS adalah sosok yang inspiratif dan produktif yang telah menulis banyak buku dan puisi. Dengan kegiatan Festival Sastra Iman Budhi Santosa (IBS)#2 diharapkan generasi muda Magetan mengenal dunia menulis dan bisa menelurkan karya seperti Iman Budi Santosa. Pada tahun kedua ini, Festival IBS berfokus pada menciptakan bibit-bibit sastrawan baru melalui kegiatan Bengkel Sastra untuk Pelajar.
“Di tahun pertama di Desember tahun lalu itu kita mencetak buku yang belum sempat dicetak dan di seri kedua ini kami munculkan bibit sastra di di Magetan, maka tema yang kita usung adalah bengkel sastra dan lomba baca puisi untuk pelajar. Fokus di kalangan muda supaya iklim satara tetap tumbuh di kalangan muda,” ucapnya. (DmS)