Rasi Fm – Peringati Hari Bakti PUPR ke 77 Dinas PUPR Kabupaten Magetan menggelar sejumlah kegiatan olah raga, bazar dan kegiatan social yang dilaksanakan dari tanggal 1-3 Desember 2022. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Magetan Muchtar Wahid mengatakan, kegiatan hari bakti ke 77 disesuaikan dengan semangat pemerintah daerah Magetan dalam menggeliatkan perekonomian pasca pandemic covid 19.
“ Pak Bupati menyampaikan untuk membangkitkan perekonomian masyarakat pasca covid 19 diupayakan setiap OPD membuat even agar ekonomi bangkit kembali. Bupati menginstruksikan seperti itu kami punya rencana kegiatan hingga kegiatan berjalan sepeti ini,” ujarnya.
Hari ini Kita gerak jalan bersama karyawan karyawati dan dharma wanita, besok acara puncaknya kita akan mengadakan santunan, Santunan itu yang pertama kepada anak yatim yang sudah menjadi binaan kita selama ini, Sudah 7 tahun menjadi yatim piatu anak asuh dari masjid Al Amanah Dinas PUPR selama 7 tahun,” pungkasnya.
Muchtar Wahid menambahkan, menutup kegiatan hari bakti PUPR besok akan diselenggarakan dengan melaksanakan Kegiatan social memberikan santunan kepada anak yatim piatu anak asuh dari masjid Al Amanah Dinas PUPR dalam rangka peningkatan kesejahteraan dengan memberikan bantuan beasiswa.
“Kita akan mengadakan santunan kepada anak yatim piatu yang menjadi binaan Masjid Al Amanah binaan PUPR, ini sudah 7 tahun berjalan, selain itu kita juga memberikan santunan anak asuh lain yang ini kita kuliahkan kita bantu dari dana social yang terkumpul dari masjid Al Amanah DInas PU,” imbuhnya.
Setiap tanggal 3 Desember diperingati sebagai Hari Bakti PU (Pekerjaan Umum untuk mengenang pertempuran yang terjadi pada tanggal 3 Desember 1945 di Gedung Departement Van Verkeer En Waterstaat yang sekarang dikenal sebagai Gedung Sate Bandung.
Pada saat itu Gedung Sate dikepung oleh tentara sekutu Nica dengan persenjataan lengkap sementara Gedung Sate dijaga oleh 21 petugas Gerakan Pemuda Pekerjaan Umum.
Pada saat itu meletus pertempuran sengit antara tetara Nica dengan petugas Gerakan Pemuda Pekerjaan Umum dari pukul 11:00 WIB hingga pukul 14:00 WIB. Sengitnya pertempuran membuat 7 pegawai PU gugur dan jenazah mereka tidak ditemukan sampai sekarang.
Tujuh pegawai PU yang gugur dalam peristiwa itu adalah Didi Hardianto Kamarga, Muchtaruddin, Soehodo, Rio Soesilo, Soebengat, Ranu, dan Soerjono. Nama mereka kemudian dikenang sebagai Pahlawan Sapta Taruna.(DmS)