News

Beras SPHP Tersalurkan 130 Ton di Magetan, Harga Beras Medium Mulai Turun.

Published

on

RASI MAGETAN – Penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Kabupaten Magetan terus berjalan. Hingga akhir Agustus 2025, total beras SPHP yang sudah disalurkan mencapai 130,560 ton. Kabid Ketahanan Pangan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magetan, Awang Arifani, mengatakan, Distribusi dilakukan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), operasi pasar, serta kios pangan mitra di sejumlah pasar. “Total beras SPHP yang sudah tersalurkan di Magetan sampai hari ini mencapai 130,560 ton. Penyalurannya melalui Gerakan Pangan Murah, operasi pasar, hingga kios pangan mitra di pasar-pasar,” ujarnya Rabu (27/8/2025).

Meski beras SPHP tersedia dengan harga maksimal Rp12.500/kg, harga beras medium di pasaran umum masih berada di atas Rp13.000/kg. Pemerintah pusat pun tengah membahas penyesuaian harga pokok pembelian (HPP) beras, sebab harga gabah di tingkat petani sudah menembus Rp7.300/kg. “Kalau dipaksakan Rp12.500, pedagang kasihan. Karena harga gabah di tingkat petani sudah tinggi,” jelas Awang.

Ia menambahkan, harga gabah yang ideal berada di kisaran Rp6.500–Rp7.000/kg. Dengan perhitungan tersebut, harga beras medium wajar berada di kisaran Rp13.000–Rp13.500/kg. “Harga gabah yang ideal sebenarnya di kisaran Rp6.500–Rp7.000. Kalau di situ, maka harga beras medium wajar di kisaran Rp13.000–Rp13.500 per kilogram,” terangnya.

Saat ini harga beras medium di Magetan tercatat Rp13.200–Rp13.400/kg, turun dari pekan lalu yang sempat Rp13.500/kg. Penurunan ini dipengaruhi penyaluran SPHP yang memberi alternatif pilihan bagi masyarakat. “Minggu lalu masih Rp13.500. Dengan adanya penyaluran SPHP, sekarang sudah turun ke Rp13.200–Rp13.400,” kata Awang.

Menurutnya, keberadaan beras SPHP menjadi solusi bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. “Beras SPHP ini kita sediakan dengan harga maksimal Rp12.500 per kilogram. Sementara masyarakat menengah ke atas tetap bisa membeli beras dengan harga umum di pasaran,” ungkap Awang.

Lebih lanjut, ia memastikan operasi pasar beras SPHP akan terus berlanjut selama stok tersedia. Secara nasional, cadangan pangan untuk SPHP mencapai sekitar 7 juta ton. “Operasi pasar SPHP akan terus kita laksanakan sepanjang stok tersedia. Untuk wilayah eks-Karesidenan Madiun, termasuk Magetan, stoknya aman,” pungkasnya. (DmS)

VISUAL NEWS klik

Click to comment

Trending

Exit mobile version