RASI MEDIA – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Siti Mukiyarti mengajak generasi muda dan masyarakat menggunakan media sosial secara bijak, beretika, dan memberikan manfaat. Pesan tersebut disampaikan Siti dalam kegiatan sosialisasi bijak berinternet yang digelar di Kabupaten Magetan. Kegiatan itu menyasar generasi muda dan masyarakat di daerah pemilihannya, terutama untuk meningkatkan pemahaman dalam memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI). “Generasi muda ini adalah penerus bangsa dan penerus cita-cita luhur bangsa Indonesia. Makanya generasi muda ini dalam bermedia yang benar, bermedia yang beretika dan bermanfaat harus ada bekalnya,” kata Siti.
Menurut Siti, perkembangan teknologi digital tidak mungkin dihindari. Karena itu, masyarakat harus membekali diri dengan pengetahuan agar kemajuan teknologi tidak justru menimbulkan persoalan baru. “Teknologi ini tidak bisa dipungkiri, kemajuan teknologi ini harus kita terima. Tetapi kalau kita terima apa adanya tanpa berilmu, tanpa adanya ilmu, ini nanti akan jadi permasalahan di kemudian hari,” ujarnya.
Siti mengatakan sosialisasi tersebut telah memasuki putaran ketiga di Kabupaten Magetan. Dalam kegiatan itu, pemuda dan masyarakat mendapatkan materi mengenai etika bermedia serta cara menggunakan teknologi digital secara tepat. Dia menyebut kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Antusiasme peserta, kata Siti, menunjukkan bahwa edukasi mengenai penggunaan teknologi secara sehat masih dibutuhkan. “Ini adalah modal awal dan modal dasar untuk bermedia yang baik. Insyaallah kami dari Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur akan terus mengawal kegiatan ini,” katanya.
Siti juga mendorong dinas terkait untuk berkolaborasi dalam meningkatkan literasi digital masyarakat Jawa Timur. Menurut dia, penggunaan teknologi harus diarahkan agar memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat. Sementara itu, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Magetan mengapresiasi kegiatan sosialisasi tersebut. Pemerintah daerah menilai edukasi mengenai penggunaan media sosial secara bijak penting dilakukan karena masyarakat menghadapi berbagai risiko di ruang digital. “Kami dari Diskominfo intinya ingin mendukung kegiatan Ibu yang sudah memberikan sosialisasi kepada pemuda ataupun ibu-ibu agar mempergunakan media sosial dengan baik dan bijak,” ujarnya.
Dia mengingatkan masyarakat agar menjauhi judi online dan pinjaman online yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi kehidupan sosial dan ekonomi keluarga. “Judi online sangat berpengaruh sekali dengan bantuan sosial. Jangan dipertaruhkan bansos yang panjang gara-gara judi online. Efeknya ke belakang juga sangat besar,” katanya.
Pemerintah daerah, lanjut dia, akan terus bersinergi dengan DPRD Jawa Timur untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan teknologi digital secara positif. Siti kembali berpesan agar masyarakat menggunakan teknologi dengan penuh tanggung jawab. “Gunakanlah media sosial yang benar-benar baik, beretika, dan juga gunakan sebaik-baiknya. Apalagi sekarang sudah punya ilmunya,” kata Siti.
Menurut Siti, penggunaan teknologi secara bijak diharapkan dapat menciptakan kedamaian, ketenteraman, dan kesejahteraan di tengah masyarakat.