RASI FM – Warga Desa Tulung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur sempat membantu menangkap kambing curian yang dilakukan bocil karena lepas. Kapolsek Sampung, AKP Agus Suprianto mengatakan, warga yang membantu menangkap anak kambing tidak tahu jika anak kambing tersebut milik Ali Sodik (52) warga Desa Tulung yang lepas saat dicuri pelaku. “Warga sempat membantu menali anak kambing itu karena terlepas. Warga tidak tahu jika itu anak kambing curian,” ujarnya melalui pesan singkat Senin (7/10/2025).
Agus menambahkan, pelaku mengaku memang sudah berniat akan mencuri kambing saat tiba di mushola di Desa Tulung, namun belum mendapat sasaran. Pelaku bocil sebelum mencuri sempat sholat duhur di mushola desa tersebut. Pelaku juga sempat menanyakan letak toilet mushola kepada korban Ali Sodik. “Korban memberitahukan letak toilet yang berada di belakang masjid dekat dengan kandang kambing milik korban. Pelaku buang air kecil di toilet dan melihat ada kandang kambing milik korban dekat toilet mushola, kemudian mencuri kambing,” imbuhnya.
Korban baru menyadari jika salah satu anak kambingya hilang setelah kejadian kambing bocil lepas. Kebetulan cctv milik warga merekam adanya bocil yang membawa kambing menggunakan motor beat merah. Pemilik kambing kemudian melapor ke Polsek sampung. Dari penyelidikan Polsek Sampung pelaku diketahui sempat menawarkan anak kambing curiannya di pasar hewan di daerah Sumoroto dengan menawarkan Rp 1,2 juta, namun sejumlah pedagang menolak membeli kambing tersebut karena si penjual masih anak anak. “Pedagang sempat menawar Rp 1 juta, namun pedagang meminta pelaku membawa orang tuanya karena curiga penjualnya anak anak,” ucap Agus.
Dari hasil penyelidikan CCTV dan lokasi penjualan kambing, anggota Polres sampung akhirnya berhasil mengamankan pelaku dengan anak kambing curiannya di rumahnya. Sesuai mekanisme usia pelaku yang masih dibawah umur dan nilai kerugian material dibawah Rp 2,5 juta, permasalahan tersebut dilakukan diversi atau penyelesaian secara kekeluargaan. “Dari keterangan pelaku dia tidak tamat SMA. Alasan mencuri uangnya untuk beli rokok. Kami lakukan penyelesaian secara kekeluargaan,” pungkas Agus. (DmS)