RASI MEDIA – Siswi kelas 8B SMP Negeri 1 Nguntoronadi, Syifa Nur Zahira, menyampaikan tiga harapan kepada Bupati Magetan melalui kegiatan menulis surat untuk kepala daerah dalam kegiatan peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026. Dalam suratnya, Syifa menyoroti pentingnya pemerataan teknologi komputer, wadah pengembangan bakat siswa, hingga beasiswa bagi pelajar kurang mampu dan berprestasi. Syifa mengaku membutuhkan waktu satu hari untuk memikirkan isi surat sebelum penulisan dilakukan secara serentak pada 12 Mei lalu. Ia menyebut tiga poin utama yang ditulisnya merupakan kebutuhan yang dirasakan pelajar saat ini. “Yang pertama adanya pemerataan teknologi komputer. Yang kedua adanya Magetan sebagai wadah bakat siswa. Yang ketiga beasiswa untuk siswa kurang mampu dan berprestasi,” ujar Syifa.
Menurut Syifa, keberadaan komputer sangat penting untuk mendukung proses belajar siswa. Ia melihat masih ada sekolah yang belum memiliki fasilitas komputer memadai. “Saya melihat kondisi di sekolah-sekolah, artinya banyak yang belum punya komputer dan sebagainya,” katanya.
Siswi yang aktif di bidang editing majalah sekolah itu mengatakan komputer dapat membantu siswa mempelajari banyak hal baru. Selama ini, ia belajar komputer di sekolah bersama guru pembimbingnya. “Kalau memiliki komputer, pengen belajar hal-hal baru yang belum pernah dipelajari sebelumnya,” ungkapnya.
Syifa juga mengaku tidak menyangka bisa meraih juara dalam kegiatan tersebut. Ia berharap aspirasi yang ditulisnya dapat menjadi perhatian pemerintah daerah. “Saya sangat bersyukur, bangga, dan tidak menyangka,” tuturnya.
Selain aktif di bidang literasi, Syifa juga menekuni dunia tari sejak usia TK. Ketertarikannya pada seni tari muncul karena sang ibu juga menyukai tari tradisional. “Dari TK sudah nari, dari Mama. Mama suka nari jadi anaknya ikutan,” katanya sambil tersenyum.
Syifa pernah meraih juara satu lomba tari bersama tim Bung Jaya Maju untuk kategori Tari Kelopak. Sementara dalam ajangFestival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional) FLS3Ndi sekolah, ia berhasil meraih juara harapan satu. Meski aktif di dunia seni dan editing, Syifa memiliki cita-cita menjadi pengusaha butik di masa depan.