Rasi Fm – Penyangga untuk cor proyek jembatan di Desa Bogem, hanyut terbawa arus sungai saat hujan deras mengguyur Kabupaten Magetan pada Selasa sore.. Kepala BPBD Kabupaten Magetan Ari Budi Santosa mengatakan, hujan deras membuat aliran sungai di Desa Bogem menghanyutkan besi penyangga proyek jembatan. Pada Hari Selasa siang pihaknya sudah mengingatkan kepada pimpinan pekerja proyek jika prakiraan cuaca hujan deras akan mengguyur Kabupaten Magetan,
“Baru dipasang Bagesting, bagestingnya hanyut. Kalau besinya tidak, kuat itu besinya. Kayu peyangga yang bawahnya triplek itu yang hanyut,” ujarnya.
Selain menghanyutkan penyangga proyek untuk cor jembatan di Desa Bogem hujan deras yang mengguyur Kabupaten Magetan juga menewaskan anak berusia 10 tahun di Desa Tapak Kecamatan Panekan. Kapolsek Panekan AKP Suwardi mengatakan, temuan mayat anak laki laki bernama Ryan Arta Mulia (10) berawal dari warga memeriksa selokan yang tersumbat pasca hujan deras. korban diduga bermain di luar saat hujan deras mengguyur. Korban diduga terpeleset saat beramin sehingga masuk ke dalam gorong gorong selokan. Dari hasil pemeriksaan petugas medis menemukan luka baret baret pada bagian perut korban. Petugas medis juga tidak menemukan adanya tanda tanda kekerasan pada tubuh korban.
“ Yang menemukan warga dikira sampah menyumbat gorong gorong itu, Sementara pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda ada kekerasan, hanya beret di perut. Keluarga tidak mau diotopsi, kami serahkan kepada keluarga,” ucapnya.
Ari Budi Santosa mengatakan, Cuaca exstream dimana curah hujan cukup tinggi diserta angin diperkirakan akan terjadi hingga akhir tahun. BPBD Kabupaten Magetan menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap bencana alam yang terjadi akibat dari hujan deras yang disertai angina kencang, (DmS)