Rasi Fm – Warga Desa Giripurno Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan berhasil mengubah bahan bahan yang sebelumnya tidak bernilai menjadi produk kuliner yang bernilai tinggi. Susilowati pemilik gallery produk olahan Mbancak dan juga inisiator pelatihan mengatakan, saat ini ada 16 pelaku UMKM di desa Giripurno yang mengikuti pelatihan membuat 20 jenis olahan produk dari bahan local seperti gebedog pisang dan pepaya muda yang sebelumnya tidak memiliki nilai jual menjadi produk unggulan yang bernilai jual tinggi. Seperti gedebog pisang yang dulunya tidak termanfaatkan saat ini di tangan pelaku UMKM satu kemasan berisi 250 gram dijual dengan harga Rp 7.000.
“Seperti kates dan gedebog pisang itu kan murah sekali harganya, tergeletak begitu saja tidak ada harganya. Makanya kita buat pelatihan untuk mengolah bahan local tersebut untuk memiliki nilai jual yang tinggi. Keripik papaya dan gedebog pisang itu satu pek harganya Rp 7.000,” ujarnya.
Sementara Kasie Pengembangan dan Pemasaran UPT BLK Ponorogo Sumarno mengatakan, dipilihnya Desa Giripurno Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan karena pelaku UMKM memiliki potensi desa yang bisa dikembangkan dan memiliki jaringan pemasaran dari gallery produk olahan Mbancak yang dikelola oleh Susilowati. Sumarno bahkan juga berharap kelompok pelaku UMKM yang mendapat pelatihan sebanyak 16 orang akan mendapat pelatihan lanjutan untuk packajing dan jaringan pemasaran sehingga kue buatan berbahan local semakin luas jangkauan pasarannya.
“Kalau bahan baku local lebih gampang, tidak perlu cari bahan dari luar kota, tinggal butuh ketrampilannya saja. Bahan bakunya gampang, ketrampilannya dapat, tinggal pemasarannya. Makanya kita minta untuk ada pelatihan lanjutannya untuk menunjang kegiatannya untuk packaging atau wirausahanya,” katanya.
Sebanyak 16 pelaku UMKM di Giri Purno dibawah naungan gallery produk olahan Mbancak mengikuti pelatihan 20 jenis kue kering yang diolah dari bahan local seperti gedebog pisang dan pepaya. Selama pelatihan bahkan kue kering berbahan gedebog pisang dan pepaya muda telah mendapat pesanan dari Kota Madiun, Ponorgo, Magetan, Ngawi bahkan sampai ke Kota Surabaya. (DmS)