Kegiatan Gelar Apel Akbar Pramuka Penegak dan Pelatihan Kepramukaan Tingkat Penegak Jenjang SMA se Jawa Timur 2024 Pecahkan Rekor Terbanyak di Jawa Timur
RASI FM – Kegiatan Gelar Apel Akbar Pramuka Penegak dan Pelatihan Kepramukaan Tingkat Penegak Jenjang SMA se Jawa Timur 2024 dalam rangka HUT Pramuka ke 63 berhasil memecahkan Rekor Muri di Jawa Timur. Kasi SMA/SMK UPT Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Ponorogo, Eko Budi Santosa mengatakan, dari kegiatan yang dilakukan selain mencatatkan diri sebagai kegiatan apel akbar terbesar, mocopat terbanyak dan pelatihan penanggulangan terbesar se Jawa Timur. Kegiatan perkemahan serentak se Jawa Timur diikuti oleh lebih dari 10.000 peserta. Pemusatan kegiatan Gelar Apel Akbar Pramuka Penegak dan Pelatihan Kepramukaan Tingkat Penegak jenjang SMA se Jawa Timur 2024 dipusatkan di kota Malang.
“Rekor Muri di Jawa Timur seluruhnya. Ini adalah perkemahan serentak dengan waktu yang sama dengan kegiatan yang sama dan materi yang sama. Untuk data peserta se Jawa TImur lebih dari 10.000,” ujarnya.
Eko menambahkan, kegiatan pramuka di Jawa Timur dipastikan tetap menjadi kegiatan ekstrakurikuler wajib bagi siswa SMA dan sederajat meski dengan berlakunya Permendikbud No.12 Tahun 2024, Pramuka sudah tidak bersifat wajib. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Timur melihat pentingnya kegiatan ektrakurikuler pramuka sebagai kegiatan yang akan membentuk karakter siswa sangat penting kehadirannya ditengah perkembangan gadget yang sangat massif. Kegiatan Pramuka bisa menjadi salah satu kegiatan yang bisa meminimalisir ketergantungan siswa terhadap gawai.
“Pembinaan karakter ini luar biasanya makanya penekanan kegiatan pramuka di gugus depan atau sekolah itu diwajibkan oleh bapak kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur dan Pj Gubernur Jawa Timur. Makanya kegiatan pramuka adalah ekskul wajib di sekolah,” imbuhnya.
Sementara kepala Sekolah SMA N 1 Karas Asmaul Kusnah mengatakan, meski persiapan cukup singkat selama 2 hari namun letak sekolah yang cukup strategis dan memiliki area yang luas sehingga pelaksanaan apel akbar bisa berjalan dengan lancar. Kegiatan apel akbar sebagai kegiatan yang akan meningkatkan kecakapan siswa diharapkan akan menjadi ageda tahunan.
“Persiapannya 2 hari, kami mempersiapkan semua dengan sekolah kami luasnya 2 hektar kemudian pembuatan tenda, MCK nya kita siapkan 40, untuk peserta sekitar 500 perserta. Semua pelaksanaannya berjalan lancar,” katanya. (DmS)