News

Jumbara ke III, PMI Magetan Yang Diikuti 1.000 Diwarnai Protes Iuran Rp 75.000 dan Fasilitas Listrik Yang Padam

Published

on

Rasi FM – PMI Kabupaten Magetan menggelar Jumbara ke III dilapangan Desa Cepoko Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan. Ketua PMI Kabupaten Magetan Bambang Trianto mengatakan, kegiatan Jumbara III diikuti oleh lebih dari 1.000 Anggota PMI dan PMR yang terbagi menjadi 72 kontingen.

“Untuk peserta ada 1.000 lebih yang terbagi menjadi 72 kontingen terdiri dari kontingan mula atau SD, madya atau tingkat SMP dan tingkat Wira atau SMA,” ujarnya.

Bambang Trianto menambahkan, dari peningkatan kualitas yang diadakan nantinya akan ada peserta yang dijadikan peserta kontingan Jumbara tingkat provinsi dan Jumbara tingkat nasional.

“Dari hasil kegiatan ini nanti akan ada peserta yang akan dikirim di kegiatan Jumbara tingkat provinsi dan tingkat nasional,” imbuhnya.

Peresmian Jumbara III di Lapangan Cepoko dibuka langsung oleh PJ Bupati Magetan Hergunadi. Hergunadi yang menemui langsung peserta di tenda masing masing mengatakan, kegiatan Jumbara ke III dilaksanakan untuk mempererat tali persaudaraan antara anggota PMI PMR di Kabupaten Magetan serta untuk meningkatkan sinergitas dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Melalui kegiatan Jumbara ini bisa meningkatkan silaturohmi sesama anggota PMI PMR juga bisa meningkatkan sinergitas. Kegiatan ini juga untuk meningkatkan sumber daya manusia,” katanya.

Jumpa Bhakti Gembira akan dilaksanakan selama 4 hari kedepan dimana banyak sekali peningkatan kapasitas yang akan dilakukan. Setidaknya ada 31 kompetisi peningkatan kapasitas yang akan dilaksanakan dalam kegiatan tersebut.

Meski kegiatan Jumbara III dihadiri oleh seluruh kontingen dari Magetan satu kontingan dari SMPN Plaosan menyayangkan masih adanya kendala pelaksanaan Jumbara. Mustaqin pembina dari kontingen Plaosan mengatakan, dari iuran yang ditarik kepada peserta sebesar Rp 75.000 rupiah peserta belum mendapatkan topi yang seharusnya diterima peserta.

“Harusnya sudah diterima sebelum upacara tapi sampai saat ini belum diterima. Dari iuran Rp 75.000 peserta menerima id card, syal, piagam dan topi. Kita juga menyayangkan listrik semalam sore mati sampai jam 10 malam,” ucapnya.

Sementara Bambang Trianto mengakui adanya keterlambatan topi peserta. Dia juga memastikan peserta akan menerima topi, syal, id chard dan piagam. Iuran Rp 75.000 dipastikan dikembalikan dalam bentuk kebutuhan peserta Jumbara.

“Iya iuran Rp 75.000 nantinya akan dikembalikan kepada peserta. Kita pastikan peserta akan mendapat topi,” ucapnya (DmS)

VISUAL NEWS klik

Click to comment

Trending

Exit mobile version