Ekonomi

Gubernur Khofifah Indar Parawansa meminta Walikota dan Bupati Cek Distributor Terkait Mahal dan Langkanya Minyak Goreng.

Published

on

Rasi Fm – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Bupati dan Walikota se Jawa TImur untuk melakukan pengecekan stok minyak goreng di distributor daerah terkait kelangkaan dan mahalnya minyak goreng selama ini. Hal ini diungkapkan Khofifah ketika memantau operasi pasar minyak goreng murah di Kabupaten Magetan. Dia mengatakan, Kelangkaan minyak goreng di pasaran menurutnya dikarenakan adanya mata rantai yang terputus dari produsen ke konsumen di Jawa Timur.
“Dimana ada distributor di Magetan, mari sama sama melakukan pengecekan kalau melalui satgas pangan akan lebih bagus, Ada missing link dari pabriknya tidak ada pengurangan sampai di konsumen, kenapa langka,” ujarnya.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menambahkan, dari sidak yang dilakukan oleh pemerintah Provinsi serta forkopimda ke sejumlah pabrik minyak goreng tidak ada pengurangan produksi dari pabrik dan bahkan mengalami surplus. Produksi minyak goreng di Jawa Timur mencapai 63.000 ton perbulan sementara kebutuhan minyak goreng perbulan sebanyak 59.000 ton.
“ Di pabrik tidak ada pengurangan, di pasar langka. Sejawa Timur kebutuhan 59.000 ton, Yang disiapkan untuk produksi di Jawa Timur itu ada 63.000 ton, harusnya ada surplus 4.000 ton,” imbuhnya.
Untuk menstabilkan harga minyak goreng selain meminta melakukan kroscek keadaan distributor minyak goreng didaerah, Khofifah juga meminta Bupati dan Walikota se Jawa TImur untuk terus melakukan operasi pasar. (DmS)

Click to comment

Trending

Exit mobile version