RASI FM – Dinas Kesehatan kabupaten Magetan mencatat ada 47 kasus demam berdarah selama Bulan Januari 2024. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Rohmat Hidayat mengatakan, sebagian besar pasien yang tercatat merupakan anak anak usia sekolah.
“Rata rata seusia sekolah. DBD dari bulan Oktober kita nol kasus, November 6 kasus, Desember 10 kasus, Januari ini kenaikan cukup tinggi. Tercatat ada 47 kasus demam berdarah,” ujarnya.
Rhmat Hidayat menambahkan, kenaikan kasus demam berdarah dipicu berbagai factor diantaranya memasuki musim hujan yang membuat trend kasus DBD naik di Kabupaten Magetan. Kenaikan kasus DBD di Magetan juga di karenakan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk yang berkurang dimusim penghujan. Pihaknya terus terus menghimbau kepada masyarakat untuk giat kebersihan lingkungan digaitkan agar sarang nyamuk bisa diminimalisir.
“Sebagian besar usia anak sekolah sehingga ini perlu perhatian kita semua terutama pencegahannya supaya kita tidak tertular demam berdarah. Caranya dengan pemberantasan sarang nyamuk dengan cara rutin dilakukan, seminggu sekali atau sebulan sekali itu dilakukan kegiatan bersama pemberantasan sarang nyamuknya,” imbuhnya.
Tahun 2023 Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan mencatat kasus terendah korban meninggal dan terendah kasus demam berdarah dimana sebelumnya tahun 2021 ada 200 kasus, tahun 2022 ada 300 kasus dan 2023 ini sekitar 100 kasus. Tahun 2023 tercatat 1 kasus demam berdarah meninggal dunia sementara tahun 2021 korban jiwa 2 anak dan tahun 2022 ada 4 anak. (DmS)