RASI FM – Mendapat komplain dari PHRI Kabupaten Magetan terkait layanan air di malam Natal dan Tahun baru yang justru mati saat hunian hotel sedang tinggi, Perumdam Lawu tirta mengaku sudah mengantisipasi dan memiliki penampungan air yang ditempatkan di kawasan telaga sarangan. Humas Perumdam Lawu Tirta Suyono mengatakan, adanya permintaan dari PHRI untuk membangun tendon di kawasan telaga Sarangan agar pasokan air tetap terjaga saat kunjungan hotel penuh menurutnya untuk kawasan telaga Sarangan sudah ada tendon yang ditempatkan di atas Hotel Sarangan. Sayangnya pasokan untuk tandon akan tetap terganggu jika jaringan yang berada di kawasan longsor tetap mengalami kerusakan karena factor alam.
”Data kapasitas yang di tandon saya belum bisa menginformasikan tapi dari tekhnis itu memadai. Ada tendon diatas Hotel sarangan. Kalau pasokan bisa mencukupi tetapi kalau jaringan nya rusak karena kena longsor itu faktor alam, tidak bisa dilawan,” ujarnya.
Suyono menambahkan, atas permintaan dari PHRI untuk memastikan pasokan air untuk libur Hari Raya idul Fitri mendatang tetap terjaga dia mengaku perumdam akan melakukan perbaikan terhadap tandon yang ada. Meski demikian dia belum bisa memastikan jika perbaikan tandon di atas Hotel sarangan akan dilakukan dalam waktu dekat.
“kami sudah mempersiapkan untuk hari raya Bulan April kami sudah mulai untuk mempersiapkan. Kalau usulan diterima bukan membuat di wilayah lain tapi bangunannya agak diperbesar itu kan butuh anggaran juga, Kami tetap berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat sebaik mungkin,” imbuhnya.
Sebelumnya Sekretaris PHRI Kabupaten Magetan mengeluhkan pelayanan Perumdam Lawu Tirta yang mengalami gangguan saat hunian hotel di Sarangan sedang penuh pada perayaan libur Natal dan Tahun baru 2024. Perumdam Lawu Tirta diminta untuk membagun tandon penampungan untuk kawasan telaga sarangan karena kawasan tersebut merupakan kawasan hunian hotel yang sangat bergantung pada pasokan air untuk layanan pengunjung telaga Sarangan.
Pada libur natal dan tahun baru lalu, layanan perumdam lawu tirta sempat terkendala karena sejumlah jaringan air mengalami kerusakan akibat tanah longsor. (DmS)