News

Ziarah Makam Gubernur Soerjo, Riyono Caping Tawarkan Perbaikan Fasilitas Pemakaman

Published

on

RASI MEDIA  – Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono Caping, menawarkan bantuan perbaikan fasilitas kompleks makam Gubernur Soerjo di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Tawaran itu disampaikan setelah melihat langsung kondisi sejumlah bagian makam yang membutuhkan perbaikan saat berziarah, Minggu (18/10/2026).

Perwakilan keluarga besar Gubernur Soerjo, Muries Subiantoro, mengatakan, keluarga menyambut baik kepedulian Riyono terhadap perawatan kompleks pemakaman tersebut. Menurut dia, Riyono melihat langsung sejumlah bagian makam yang kondisinya perlu diperbaiki, termasuk pintu makam yang rusak dan fasilitas di area pemakaman.

“Setelah beliau melihat beberapa area makam ini, memang ada yang perlu diperbaiki pintunya karena rusak dan sebagainya. Itu monggo. Sekali lagi, kami tidak pernah meminta, tetapi karena memang beliau melihat langsung dan menawari seperti itu, Siapa pun kalau memang untuk perbaikan makam, kita akan terima. Karena sekali lagi, makam ini sebenarnya memang milik keluarga, tetapi juga milik umum karena siapa pun bisa datang ke sini,” katanya.

Ziarah Riyono diawali dari makam Ki Mageti, kemudian dilanjutkan ke kompleks makam Gubernur Soerjo yang juga menjadi tempat peristirahatan lima mantan Bupati Magetan.

Muries menjelaskan, Gubernur Soerjo merupakan tokoh perjuangan nasional yang menjabat sebagai Bupati Magetan sekaligus gubernur pertama Provinsi Jawa Timur setelah Indonesia merdeka. Seiring waktu, masyarakat semakin mengenal kompleks makam tersebut sebagai tempat untuk berziarah sekaligus menggali sejarah perjuangan para tokoh daerah. “Publik, masyarakat, orang awam sudah mulai paham bahwa di sini dimakamkan salah satu pahlawan nasional yang namanya Gubernur Soerjo, Bupati Magetan sekaligus gubernur pertama Provinsi Jawa Timur setelah kemerdekaan. Sehingga banyak peziarah yang datang ke sini untuk menggali cerita sejarah dan perjuangan beliau,” kata Muries.

Menurut Muries, keluarga berharap kompleks makam Gubernur Soerjo dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah. Terlebih, kawasan tersebut menyimpan jejak sejarah sejumlah tokoh yang berperan dalam perjalanan Kabupaten Magetan dan Provinsi Jawa Timur. Dia menilai, pengembangan wisata sejarah berpotensi memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat sekitar, termasuk membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Di sini kan ada lima tokoh Magetan, satu gubernur dan empat pahlawan nasional. Sehingga ini bisa menjadi wisata sejarah yang luar biasa. Kalau itu bisa terakomodasi, menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat,” ujarnya.

Muries menambahkan, keluarga memiliki keterbatasan untuk merealisasikan pengembangan kawasan tersebut. Karena itu, dia berharap pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi dapat ikut memberikan perhatian terhadap pelestarian situs sejarah tersebut. “Keluarga hanya bisa mengimbau, meminta, dan mengharapkan. Tetapi eksekusinya ada di pihak-pihak yang memiliki kewenangan, dalam hal ini misalnya pemerintah provinsi ataupun pemerintah nasional,” katanya.

Dia berharap, perawatan dan pengembangan kompleks makam Gubernur Soerjo dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga tidak hanya menjadi tempat peristirahatan terakhir para tokoh, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk mengenal sejarah dan meneladani perjuangan mereka.

Click to comment

Trending

Exit mobile version