Kesehatan & OlahRaga

Terhenti di 32 Besar Liga 3, Ini Nasib Persemag Magetan Tahun 2022

Published

on

Rasi Fm – Sempat tampil impresif di awal kompetisi Liga 3, Persatuan Sepakbola Magetan (Persemag) harus terhenti di 32 besar. Meski demikian capaian tersebut sudah diatas ekspektasi yang selama ini ditargetkan oleh punggawa skuad macan Lawu karena diawal kompeitisi hanya mentargetkan bisa mengimbangi permainan skuad lain di Liga 3. Proyeksi skuad Persemag sendiri sebenarnya adalah tahun 2023 mendatang mengingat pemain Persemag saat ini kebanyakan merupakan pemain lokal yang masih berusia belasan.
Owner persemag Magetan Arif Mustofa mengatakan, terhentinya Persemag Magetan di 32 besar merupakan modal mental untuk lebih optimis pada kompetisi Liga 3 tahun 2023 mendatang mengingat para pemain sudah memiliki pengalaman berada di Liga 3. Dari 4 kali pertandingan Persemag tidak pernah kalah. Untuk tahun 2022 mendatang akan melakukan program pembinaan dan latihan untuk lebih memaksimalkan potensi pemain muda Magetan.
“Kita mulai melakukan program pembinaan dan pelatihan berikutnya yang akan dibicarakan terlebih dahulu oleh managemen. Untuk kedepan kita akan bicara dengan askab. Bicara persemag ini akan mau dibawa kemana? Karena kalau kemudian tidak jelas statusnya itu nanti yang kita rencanakan ingin tranfsfomasi Persemag menjadi klub professional kedepan akan terhambat,” ujarnya.
Arif Mustofa juga mendesak kepada Asosiasi Kabupaten Askab Kabupaten Magetan untuk menciptakan iklim kompetisi antar klub sehingga konsistensi pemain muda Kabupaten Magetan akan berkembang. Saat ini informasi ada 32 klub sepak bola yang berada dibawah askab.
“Kalau club yang ada mereka bergerak sendiri, ada yang punya sekolah sepakbola sendiri ada yang punya klub sendiri mereka sudah jalan dengan program mereka sendiri. Kita berharap 32 klub ini mau menjadi bagian dari Persemag, Jadi ketika kita ingin membangun pride, identity ada satu yang kita munculkan dari Magetan. Meski mereka mempunyai klub masing masing, tetapi ketika sudah bicara mewakili Magetan mereka bersatu,” imbuhnya.
Pada fase penyisihan Liga 3 Jatim, Persemag menghuni Grup H satu grup dengan tim kuat, seperti tuan rumah Persiga Trenggalek, Swiss FC Magetan, Persenga Nganjuk dan Perspa Pacitan.
Magetan memetik 2 kali seri melawan Swiss FC Magetan dan Persiga Trenggalek serta 2 kali menang saat melawan Perspa Pacitan dan Persenga Nganjuk. Persemag Magetan berhasil lolos menjadi runner up Grup H dengan mengumpulkan poin 8 di bawah tuan rumah Persiga dengan poin 10.(DmS)

Click to comment

Trending

Exit mobile version