Pendidikan

Siswa Sedikit dan Tak Dapat Siswa Baru, SDN Mojorejo 2 Magetan Berencana Ditutup.

Published

on

RASI MEDIA – Pemerintah Kabupaten Magetan berencana melakukan penutupan atau re-grouping SDN Mojorejo 2 di Kecamatan Kawedanan setelah dua tahun berturut-turut tidak mendapatkan peserta didik baru. Kini, sekolah tersebut hanya memiliki tujuh siswa, yakni tiga siswa kelas IV dan empat siswa kelas III. Kepala Dindikpora Magetan Suhardi mengatakan kondisi tersebut menjadi dasar pemerintah daerah mengusulkan penggabungan sekolah. “Angkatan siswa barunya sedikit, tahun ini tidak dapat murid. Juga lokasinya berdekatan dengan sekolah lain,” ujar Suhardi. Menurutnya, penggabungan menjadi pilihan terakhir agar proses pendidikan tetap berjalan efektif dengan jumlah siswa yang lebih memadai.

Meski demikian, tujuh siswa yang masih bersekolah tidak akan kehilangan hak memperoleh pendidikan. Dindikpora akan menawarkan sejumlah sekolah tujuan kepada orang tua dan memberikan kebebasan memilih sekolah bagi anak mereka. “Kita tawarkan ke orangtua, anaknya mau dipindahkan ke mana, kita kasih hak orangtua untuk memilih,” katanya.

Suhardi menegaskan SDN Mojorejo 2 belum resmi ditutup karena proses re-grouping masih menunggu persetujuan Bupati Magetan dan penyelesaian administrasi. Setelah disetujui, Dindikpora akan menyesuaikan Dapodik serta menata kembali penempatan guru dan kepala sekolah. “Ini masih terus berproses, kan banyak administrasinya. Setelah izin bupati kita harus menyesuaikan Dapodik dan gurunya,” pungkasnya.

 

Click to comment

Trending

Exit mobile version