News

Sapi Positif PMK di Magetan Tembus 1.096, Dinas Peternakan Minta Peternak Tidak Panik.

Published

on

Rasi Fm – Kasus sapi terpapar penyakit mulut dan kuku di Kabupaten Magetan semakin meningkat. Hingga Hari Selasa jumlah sapi dinyatakan positif PMK sebanyak 1.096 ekor sapi. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan Nur Haryani mengatakan, Dinas Peternakan dan Peikanan Kabupaten Magetan gencar melakukan edukasi bagi peternak untuk siap melakukan pengobatan secara mandiri. Hal ini dilakukan dikarenakan ketersediaan obat obatan untuk penanganan PMK masih minim. Saat ini pemerintah daerah masih mengupayakan penambahan anggaran untuk pengadaan sejumlah jenis obat seperti antibiotic, vitamin, anti piretik, anal gesik dan obat seprot desinfektan.
“posisi hari ini 1.096. Langkah kita gencarkan edukasi bagaimana peternak siap pengobatan mandiri. Disaat keterbatasan kita menjangkau 18 kecamatan kasusnya bertambah terus, ” Ujarnya.
Nur Haryani menambahkan, tingginya kasus dan minimnya personil kesehatan hewan di Dinas Peternakan diharapkan warga untuk mampu mandiri melakukan pengobatan dengan memanfaatkan bahan bahan alami yang ada di sekitar warga seperti kunyit, dan gula jawa untk mengurangi gejala klinis yang dialami sapi. Penggunaan bahan organic sejauh ini mampu meringankan gejala PMK.
“Bisa disembuhkan kita edukasinya jangan panik bisa disembuhkan jika ditangani lebih lebih dari awal jangan sampai berlarut larut. Kita sebarkan pamfket untuk edukasi kepada warga terkait penggunaan bahan alami yang bisa dimanfaati untuk mencegah  dan mencegah PMK, ” Imbuhnya.
Meski penyebaran PMK cukup tinggi Dinas Peternakan Kabupaten Magetan memastikan belum ada ternak mati akibat PMK. Meski demikian kepanikan pemilik ternak di Kabuapaten Magetan menyebabkan harga penjualan ternak mengalami penurunan drastis. (DmS)

Click to comment

Trending

Exit mobile version