RASI FM – Salah mengurangi hari masuk sekolah pasca pelaksanaan school day, ribuan siswa di Kabupaten Magetan, Jawa Timur tak bisa menikmati angkutan gratis pelajar selama 20 hari. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Magetan Welly Kristanto mengatakan, dari petugas penghitung hari efektif masuk pasca penerapan school day melakukan pengurangan sebanyak 2 kali sehingga ada 20 hari layanan angkutan pelajar gratis yang akhirnya terpotong dari pengajuan anggaran.
“Permasalahan ini murni kesalahan kami dalam menghitung kekurangan anggaran saat pelaksanaan PAK. Petugas kami dua kali mengurangi jumlah hari efektif masuk sekolah karena full day itu, “ Ujarnya melalui sambungan telepon Jumat (15/11/2024).
Akibat dari kesalahan perhitungan tersebut, pelajar di Magetan tidak akan bisa menikmati angkutan gratis mulai dari tanggal 25 November hingga nanti tanggal 22 Desember. “Angkutan pelajar terlaksana sampai tanggal 22 November 2024, dan mulai tanggal 25 sampai 22 Desember sementara berhenti dan akan beroperasi lagi setelah tanggal 22 Desember,” imbuhnya.
Welly menambahkan, dari perhitungan anggaran di APBD – Perubahan tahun 2024 Pemerintah daerah menyediakan anggaran sebesar 102 juta dari anggaran yang seharusnya yang diajukan Rp 135 juta. Welly memastikan tahun 2025 mendatang Dinas Perhubungan Kabupaten Magetan akan kembali menganggarkan angkutan pelajar gratis dimana anggarannya saat ini masih dilakukan pembahasan. “Jadi temen kami menghitung hari full day itu seharusnya Rp 335 juta akhirnya dari pengurangan 2 kali tinggal 102 juta. Ini murni kesalaham kami,” imbuhnya. (DmS)