Rasi Fm – Kementrian Agama Kabupaten Magetan belum bisa memastikan keberangkatan jamaah haji tahun ini. Kepala Kemenag Magetan Muttakin mengatakan, Kemenag Magetan dalam posisi wait and see dengan kerajaan Arab Saudi yang akan melakukan pelonggaran terhadap pelaksanaan haji.
Muttakin menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan kapan pelaksanaan keberangkatan haji tahun ini. Meski demikian pihaknya telah mamastikan siap membrangkatkan Jemaah haji dari Magetan jika pemerintah kerajaan arab Saudi sudah mengijinkan adanya pengiriman Jemaah haji.
Muttakin mengatakan pengiriman Jemaah haji asal Magetan terkahir dilakukan tahun 2019 dimana pasca pandemic covid 19 terjadi penundaan keberangkatan calon Jemaah haji ke Arab Saudi. Hingga saat ini belum dipastikan berapa kuota jemaaj haji yang akan diberangkatkan dari Magetan jika pemerintah Arab Saudi mengijinkan kembali pelaksanaan ibadah haji. Muttakin mengatakan pihaknya masih menunggu instruksi dari Kementerian Agama Republik Indonesia.
“Kita dalam posisi wait and see, karena bergitu ada informasi dari Kerajaan Arab Saudi sudah melonggarkan persyaratan kaitannya dengan percobaan pelaksanaan umroh maka nanti tinggal menunggu hasil evaluasi pelaksanaan umroh ini bagimana? Jadi sampai hari ini belum ada kepastian jadi berangkat atau tidak tapi minimal dengan isyarat dari pemerintah Arab Saudi dengan agak melonggarkan syarat itu menggembirakan bagi kita. 95 persen kita sudah siap, ini kita tinggal klik ini persiapan sejak tahun 2019 lalu. Untuk Kuota kita tidak berani karena ketika ada penundaan hampir 2 tahun kemudian evaluasi pemerintah Arab Saudi dan pemerintah Indonesia, kita belum tahu apakah kembali ke kuota normal atau kuota kondisional,” ujarnya.(DmS)