Kesehatan & OlahRaga

Jumlah Pasien TBC Menurun, Dinkes Magetan Sebut Pasien Takut Dicovidkan.

Published

on

Rasi Fm – Jumlah penderita TBC di Kabupaten Magetan, Jawa Timur tahun 2021 tercatat 447 pasien, dilaporkan menurun pada tahun 2021 dibandingkan tahun sebelumnya. Kepala bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Magetan dr. Rochmad Santoso mengatakan, menurunnya jumlah pasien TBC yang terdata Dinas Kesehatan Magetan disebabkan pasien yang enggan melakukan pengobatan ke fasilitas kesehatan karena khawatir terdeteksi covid 19.
Rochmad Santosa menambahkan, pemahaman masyarakat terhadap penyakit TBC juga masih minim sehingga membuat tingkat penularan penyalit TBC antar keluarga menjadi tinggi. Warga menganggap bahwa penyakit TBC merupakan penyakit tabu sehingga lebih memilih tertutup kepada masyarakat yang membuat penularan ditingkat keluarga menjadi tinggi.
“Yang TBC ada 447 orang, ini ada penurunan karena penemuan kami di tahun 2021 dan 2020 kemarin ada pengurangan karena takut dicovidkan, Kalau kasus TB mungkin banyak. Ini seperti fenomena Gunung es yang kelihatan yang parah parah yang biasa tidak,” ujarnya.
Untuk mendukung program eliminasi TBC tahun 2030 pemerintah Indonesia, Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan menggiatkan screaning ke sekolah dan pondok pesantren. Dinas Kesehatan juga menerapkan kegiatan pasif intensif dimana puskemas akan melakukan pemeriksaan terhadap pasien yang mempunyai ciri ciri mengidap penyakit TBC.
“Upaya yang kami lakukan screaning ke sekolah, ke ponpes, dan kami juga melakukan pasif intensif maksudnya ada pasien yang mengalami keluhan ispa maka kami akan melakukan tes dahak dengan tes emiting,“imbuhnya.(DmS)

Click to comment

Trending

Exit mobile version