Rasi Fm – Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Magetan mulai melakukan antisipasi lonjakan jumlah pasien terkonfirmasi positif covid 19 yang menjalani perawatan di Rumah Sakit TNI AU dan RSU Sayidiman Magetan. Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Magetan, Venly Tomi Nicholas mengatakan, jumlah pasien terkonfirmasi positif covid 19 di Magetan yang dirawat di kedua rumah sakit di Magetan tersebut terus mengalami fluktuasi antara 82 persen dari kapasitas tempat tidur perawatan.
“RS AU dan RS Sayidiman ini sudah mencapai angka berfluktuasi di angka 80 ke 83, 85 kemudian turun lagi. Artinya kalau saya bikin konstanta itu rata rata 81, 82. Kondisi ini perlu kita pikirkan segera untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan,” ujarnya.
Venly menambahkan, meski masih mampu menampung jumlah pasien terkonfirmasi positif covid 19 yang harus menjalani perawatan, namun langkah antisipasi harus segera diambil. Satgas Penanganan Covid-19 rencananya akan menambah ruangan penampungan perawatan pasien terkonfirmasi covid 19. Salah Satu alternative yag diambil adalah dengan memanfaatkan ruang isolasi wisma karantina Pekerja Migran Indonesia (PMI). Di karantina Pekerja Migran Indonesia (PMI) nantinya akan mampu menampung ratusan pasien .
“Prioritas kami wisma karantina PMI, tapi kami akan sampaikan dulu ke pimpinan. Wisma Karantina ini akan kita jadikan untuk perawatan, untuk tindakan kuratif karena disitu mencapai angka 100 TT memungkinkan,” imbuhnya.
Rencana pemanfaatan ruang isolasi wisma karantina Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang diusulkan untuk melakukan antisipasi lonjakan pasien terkonfirmasi covid 19 saat ini masih menunggu persetujuan dari pemerintah daerah. (DmS)