News

Hujan Deras Disertai Angin Puting beliung Rusakkan Puluhan Rumah Warga di Magetan

Published

on

RASI MEDIA – Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Magetan, Rabu (24/12) malam. Kasi Darlog BPBD Kabupaten Magetan, Eka Wahyudi, mengatakan, cuaca ekstrem menyebabkan pohon pohon tumbang di sembilan titik lokasi, di antaranya Jalan Raya Karangsono, Jalan Raya Magetan–Madiun, Kelurahan Kraton, Desa Mantren, Sambirembe, Ronowijayan, Jonggrang, hingga Jalan Raya Parang–Banyudono. “Dampak kejadian meliputi akses jalan tertutup sebagian hingga total, kabel listrik dan telekomunikasi tertimpa, serta puluhan rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang,” ujarnya melalui oesan sibgkat Kais (25/2/2025).
BPBD mencatat sebanyak 26 rumah di Kelurahan Kraton mengalami kerusakan ringan dan tiga rumah rusak sedang, sementara belasan rumah di Desa Ronowijayan terdampak genteng rontok. Meski demikian, Eka Wahyudi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. “Korban nihil, namun terdapat satu kepala keluarga yang sementara mengungsi ke rumah keluarganya karena kondisi rumah kurang aman,” imbuhnya.
Dalam upaya penanganan, BPBD Magetan melalui Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung turun ke lapangan sejak laporan diterima. Petugas bersama TNI, Polri, DPUPR, pemerintah kecamatan, relawan, dan masyarakat melakukan pemotongan serta pembersihan pohon tumbang hingga seluruh akses jalan kembali normal. “Sebagian besar penanganan sudah selesai, sedangkan pendataan lanjutan dan penyaluran bantuan kedaruratan bagi warga terdampak kami jadwalkan hari ini,” ucapnya.
BPBD Kabupaten Magetan juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan memperhatikan kondisi pepohonan di sekitar lingkungan tempat tinggal. “Jika menemukan pohon yang berpotensi membahayakan atau terjadi kejadian darurat, masyarakat segera menghubungi layanan BPBD Kabupaten Magetan agar dapat segera kami tindak lanjuti,” pungkasnya.

Click to comment

Trending

Exit mobile version