News

Dukung Kabupaten Ramah Anak, Dinas KB Magetan Bentuk Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak.

Published

on

RASI FM – Dukung terciptanya kabupaten ramah anak, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPP-PA) Kabupaten Magetan menggelar kegiatan pembentukan asosiasi perusahaan sahabat anak. Kepala Dinas DPPKBPP-PA kabupaten Magetan Suwito mengatakan, pembentukan asosiasi perusahaan sahabat anak merupakan syarat untuk menuju kabupaten Magetan layak anak yang harus didukung oleh dunia usaha. Upaya pembentukan asosiasi perusahaan sahabat anak dilakukan dengan pemerintah daerah Sleman yang telah mendapat pengakuan dari pemerintah pusat.

”Perda No 1 tahun 2022 salah satu klausul yang harus kami lakukan adalah pemenuhan hak anak dan kesetaraan gender dan salah satunya didukung oleh dunia usaha yang salah satu aksinya di Kabupaten Magetan membentuk asosiasi perusahaan sahabat anak,” ujarnya.“

Suwito menambahkan, kepedulian pemenuhan hak anak oleh perusahaan menurutnya sudah dilakukan oleh perusahaan yang ada di Magetan, namun sejauh ini belum pernah dilaporkan maupun dipublish terkait kegiatan mereka. Dari 31 perusahaan yang ada Kabupaten Magetan yang tercatat di Dinas Perijinan ada 20 perusahaan yang hadir dan mendukung terbentuknya asosiasi perusahaan sahabat anak. ”Sejatim belum ada yag diakui oleh pusat, kebetulan kita mendatangkan dari Sleman yang sudah diakui oleh pusat,” imbuhnya.

Sementara Sri Budiantiningsih Sekdin Dinas Dinas DPPKBPP-PA Kabupaten Sleman mengatakan, dengan terbentuknya APSAI Magetan memiliki kegiatan perlindungan dan pemenuhan hak anak serta melakukan edukasi perlindungan anak dengan sejumlah kegiatan. Terkait pemenuhan hak anak APSAI bisa membuat kegiatan seperti memberikan beasiswa kepada anak, membangun sarpras yang ramah anak, ketersediaan ruang bermain serta batuan PMT Posyandu serta pembuatan rumah perlindungan bagi perempuan yang mengalami permasalahan anak maupun keluarga serta kegiatan lainnya. Peran APSAI adalah menyediakan anggaran melalui bagian dari CSR untuk melaksnakan kegiatan di APSAI.

“Perusahaan memberikan keterlibatannya bisa memberikan beasiswa kepada anak. Di pemenuhan hak anak di sekolah ramah anak perusahaan sudah memberikan stimulant untuk sarpras yang ramah anak, Penganggaran kami hanya melakukan koordinasi setahun mungkin 3 sampai 4 kali selebihnya dari perusahaan itu, Untuk kegiatan ini anggaran dari bagian CSR perusahaan,” ucapnya. (DmS)

VISUAL NEWS klik

Click to comment

Trending

Exit mobile version