News

Angin Kencang Percepat Api Rembetan Kebakaran Gunung Lawu Menuju Jalan Tembus Magetan – Tawangmangu

Published

on

Rasi Fm – Kebakaran hutan di Gunung Lawu yang mencapai jalan ring road penghubung Sarangan – Cemoro Sewu diperkirakan berasal dari titik api yang berada di kawasan atas yang merembet cepat ke bagian bawah. Pada Hari Jumat (20/10) sore titik api masih di sekitar pos 1 jalur pendakian via Pos Cemorosewu. Lokasi titik api diperkirakan masih sejuah 3 kilometer dari jalan tembus.

“Diperkirakan api berasal rembetan dari atas. Api dari atas itu diperkirakan ada yang ke Barat ke Pos 1 dan yang ke Timur kesini, jalur ringroad ini Sarangan – Cemorosewu,” ujar Asper Lawu DS, Windu Prasitama ditemui di lokasi kebakaran Sabtu malam (21/10/2023).

Windu menambahkan, kondisi kawasan hutan Gunung Lawu bagian Selatan yang terbakar merupakan kawasan yang terdiri dari tanaman hutan campuran serta tanaman perdu dan ilalang. Angin yang bertiup kencang diduga mempercepat kobaran api yang terakhir terpantau di sekitar Pos 1 jalur pendakian pada Jumat sore.

“Untuk tanamannya jenisnya rimba campur, masuk hutan lindung. Faktor angin mempengaruhi cepet lambatnya, kemudian kondisi yang kering juga mempengaruhi.” imbuhnya.

Sebelumnya kebakaran juga terjadi di dekat pemukiman warga di sekitar Cemoro Sewu namun api berhasil dipadamkan dengan bantuan pemadaman dari mobil pemadam kebakaran, namun Sabtu sore sekitar pukul 17:35 WIB api justru membakar tanaman perdu ilalang serta pohon yang berada di jalan tembus sarangan – Cemorosewu.

“Untuk upaya pemadaman kita minta mobil pemadam kebakaran untuk melakukan penyiraman disini,” ucapnya.

Sebelumnya kebakaran hutan Gunung Lawu di sisi Selatan telah mencapai ke jalan ringroad, jalan penghubung Sarangan – Cemoro sewu pada Sabtu sore sekitar pukul 17:35 WIB. Banyaknya bara dan percikan api yang jatuh dari tebing di sisi Utara jalan membuat personil kepolisian dan relawan menutup separuh jalan dengan memberlakukan sistem buka tutup. Hal ini untuk mencegah percikan api maupun bara mengenai pengendara atau menghindari adanya pohon terbakar yang tumbang.

“Kita buka tutup untuk penggunakan jalur sebelah selatan jalan untuk menghindari pengendara di terkena percikan api atau bara. Untuk sementara kita belum menutup jalur Magetan – Karanganyar,” Ucap Windu. (DmS)

Click to comment

Trending

Exit mobile version