News

Anggaran Terbatas, 45 Atlet dan 10 Pelatih dari 8 Cabang Olahraga dari Magetan Berangkat Mandiri.

Published

on

RASI MEDIA – Keterbatasan anggaran membuat puluhan atlet Kabupaten Magetan harus berangkat menggunakan biaya pribadi untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah atau POPDA ke-15 dan Pekan Paralimpik Daerah atau PEPAPERDA ketiga Jawa Timur. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magetan, Suhardi, mengatakan, pemerintah daerah hanya mampu membiayai keberangkatan 120 atlet dengan anggaran sekitar 190 juta rupiah. Sementara, 45 atlet dan 10 pelatih maupun ofisial dari delapan cabang olahraga lainnya memilih berangkat secara mandiri.”Ternyata antusiasme dari cabang olahraga lain juga tinggi. Ada yang akhirnya memilih berangkat mandiri. Anggarannya untuk total semua 190 juta, kurang dari 200 juta. Dengan anggaran itu, kami mampu memberangkatkan 120 atlet ,” kata Suhardi.

Delapan cabang olahraga yang memberangkatkan atlet secara mandiri meliputi voli putra, basket putri, atletik, ski air, catur, tenis meja, menembak, dan woodball. Suhardi menjelaskan, Dikpora memprioritaskan cabang olahraga perorangan agar keterbatasan anggaran tidak membuat terlalu banyak atlet kehilangan kesempatan bertanding. “Misalnya sepak bola, satu cabang olahraga membutuhkan 24 pemain. Kalau kami berangkatkan sepak bola, nanti cabang olahraga lain tidak kebagian. Makanya kemarin kami memaksimalkan cabang olahraga yang sifatnya perorangan,” ujarnya.

Suhardi berharap Pemkab Magetan tetap memberikan apresiasi kepada atlet yang berhasil membawa pulang medali. Namun, besaran penghargaan masih akan dikoordinasikan dengan Bupati Magetan. “Harapannya begitu, cuma saya tidak bisa bicara angka. Saya akan sampaikan ke bupati. Namun, nampaknya ada apresiasi dari pemerintah,” pungkasnya.

Click to comment

Trending

Exit mobile version